Rolling Pejabat, OD-SK Dimintakan Akomodir Kalangan Non Birokrat

Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka.
IndoBRITA, Manado – Isu rolling pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), kian kencang saja. Beredar bahwa penyegaran kabinet ‘Sulut Hebat’ itu akan dilakukan pekan berjalan ini.
Dugaan rolling diperkuat dengan dua kursi eselon II yang kosong. Yakni jabatan Asisten I John Palandung dan Asisten III Roy Roring. Kedua birokrat itu ikut Pilkada 2018. Otomatis mereka mundur sebagai Aparatur Sipil Negara.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka mengharapkan agar Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) turut mengakomodir kalangan akademisi pada rolling nanti.
“Kalangan non birokrat patut diperhitungkan bergabung dengan pejabat eselon II lainnya di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” tutur Tumbelaka, Senin (15/01/2018).
Mantan aktivis Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mencontohkan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ada non birokrat yang masuk di kementerian tersebut.
Contohnya Pak Hilmar Farid, saat ini beliau menjabat Direktur Jenderal Kebudayaan. Pak Farid itu dari Universitas Indonesia (UI),” ungkapnya.
Kendati demikian, OD-SK diminta tidak sembarang merekrut non birokrat ke lingkup Pemprov Sulut.
“Pastinya ada syarat. Misalkan akademisi itu titelnya sudah doktor, banyak menulis buku serta sering menjadi pembicara di level nasional,” beber anak gubernur pertama Sulut ini.(sco)
Baca juga:  Ratusan Pejabat Pemprov Sulut Dirombak, Wagub Kandouw Warning Salah Gunakan Jabatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *