Komandan Lantamal VIII Anjangsana ke Saksi Sejarah Pertempuran Laut Aru

IndoBRITA, Manado— Komandan Lantamal VIII Laksma Ahmadi Heri Purwono, menyerahkan tali asih KSAL dan  tali asih Komandan Lantamal VIII, pada pelaku sejarah pertempuran Laut Aru. Anjangsana ini dalam rangka peringatan Hari Darma Samudra tahun 2018, Senin (15/01/2018).

Pgs. Kadispen Lantamal VIII Mayor Laut (P) Dedy Irawan Eko Cahyono, menjelaskan pelaku sejarah tersebut adalah Peltu (Purn) Suprapto. Saat peristiwa heroic di laut aru itu terjadi, Suprato adalah pengawak senjata meriam boffors 40 mm KRI Macan tutul.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Me'Daseng di Mahena, Gaghana Minta Warga Ikut Serta Dalam Percepatan Pembangunan

“Sekarang Suprapto di hari tuanya, tinggal bersama keluarga tercinta di Kota Bitung Sulut. Suprapto masih terlihat semangat patriotisme berjuang membela bangsanya,” kata Cahyono.

“Mengutip sambutan KSAL pada peringatan hari Dharma Samudera, kali ini agar kita semua untuk mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan, patriotisme dan kepahlawanan serta nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita sebagai kontribusi posistif dan karya nyata dari prajurit Matra Laut dalam pengabdian kepada negara dan bangsa, serta demi terwujudnya TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia,” jelas Cahyono.

Baca juga:  Lantamal VIII dan BNPT Tingkatkan Koordinasi Pengawasan Perbatasan

Hadir, Aspers Danlantamal VIII, Kadisminpers, Karumkit dr. Wahyu Slamet, Dan Yonmarhanlan VIII, Ketua Korcab VIII DJAT serta pengurus Korcab VIII DJAT.(hng)

Pos terkait