Relokasi SMPN 1 Airmadidi Tunggu Surat Resmi Bupati

  • Whatsapp
Relokasi SMPN 1 Airmadidi Tunggu Surat Resmi Bupati
SOFITJE Wolajan

IndoBRITA, Minut-Ketua Komisi I Dewan kabupaten (Dekab) Minahasa Utara (Minut) Stendy Rondonuwu, angkat bicara terkait adanya sorotan pemindahan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Airmadidi yang akan digunakan untuk memperluas pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Marmis.

Menurut Rondonuwu, relokasi SMPN 1 Airmadidi merupakan salah satu masalah serius, karena disini keduanya terkait pendidikan dan juga pelayanan kesehatan. “Untuk masalah ini akan kita lakukan pemantauan di lapangan. Sehingga saya belum bisa memberikan tanggapan lebih,” tutur Rondonuwu, Selasa 16 Januari 2018

Bacaan Lainnya
Baca juga:  PKB GMIM Paulus Matungkas Larut Bersama Dalam Ibadah KKR Pemkab Minut

Sementara itu, Kaban Bappelitbang Minut Arnolus Wolajan mengakui dalam membangun sesuatu pasti ada yang harus dikorbankan. “Dalam hal ini Bupati ingin meningkatkan pelayanan kesehatan RSUD Maria Walanda Maramis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Memang baik pelayanan kesehatan maupun pendidikan sama-sama penting tapi ada yang harus diprioritaskan,” jelas Wolajan.

Dibeberkan Wolajan, untuk bangunan sekolah sudah ada sebagian di lokasi yang baru. Nantinya bangunannya akan ditambah dengan melihat anggaran. Bangunan yang sudah ada itu untuk kelas persiapan Ujian Nasional (UN).

“Untuk bantuan rehabilitasi SMPN 1 Airmadidi tahun lalu sebesar Rp775 juta melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) itu hanya penggantian atap sehingga tidak masalah kalau dibongkar. Kalau bantuan itu untuk ruang kelas baru tentunya akan bermasalah,” terang Wolayan

Baca juga:  Juri Diduga Main Mata, Seleksi Pilar Sosial Berprestasi Sulut Tercoreng

Kadis Pendidikan Minut Sofitje Wolajan menambahkan, kepindahan SMPN 1 Airmadidi masih menunggu keputusan Bupati. “Kita sudah membuat konsepnya tinggal diajukan ke Bupati agar mendapat surat resmi,” ungkap Wolajan, sembari mengatakan untuk kelas 9 sesuai rencana masih akan tetap, karena akan menghadapi UN Berbasis Komputer (UNBK) bulan April nanti. Khusus untuk kelas 7-8 direlokasi di SD 1 Saronsong, sambil menunggu pembangunan sekolah yang baru.(rus)

Pos terkait