Target Kejati, Akhir Januari Berkas Dugaan Korupsi Pemecah Ombak Tahap II

  • Whatsapp
Kejati Sulut Mangihut Sinaga SH MH

IndoBRITA, Manado—Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan akan melimpahkan berkas perkara korupsi pemecah ombak di Desa Likupang, Minahasa Utara (Minut), paling lambat akhir Januari 2018.

Kepala Kejati Sulut Mangihut Sinaga mengatakan, dalam kasus tersebut ada tiga orang yang ditetapkan tersangka.

Bacaan Lainnya

“RT alias Rosa, eks Kepala BPBD yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minut selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), SHS alias Steven selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dan RM alias Robby, selaku pelaksana pekerjaan yang juga merupakan Direktur PT Manguni Makasiouw Minahasa (MMM),” katanya, Selasa (16/01/2018).

Baca juga:  Ayah dari Kasi Penkum Kejati Sulut Meninggal Dunia

Yang pasti, Sinaga mengungkapkan, satu sampai dua hari ini sudah tahap II.

“Setelah tahap dua, paling lambat akhir  bulan ini kita limpahkan ke pengadilan. Untuk dilakukan penuntutan persidangan,” bebernya.

Sinaga menegaskan, tidak tertutup kemungkinan masih ada tersangka lain.

“Semuanya masih pendalaman. Yang jelas penanganan kasus ini on the track, sesuai dengan prosedur. Kita akan telaah kalau memang ada keterlibatan lain-lain kita tetap tindak lanjuti,” tegasnya.

“Tidak menuntup kemungkinan bisa berkembang ada tersangka lain. Semuanya masih proses pengembangan-pengembangan dan pengumpulan alat bukti,” sebut Sinaga kembali.

Baca juga:  Jembatan Tito Kembali Telan Korban

Diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini Tim penyidik telah memeriksa Alexander Panambunan dan Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) sebagai saksi.(hng)

Pos terkait