Kejati Sulut Launching Program “Jaksa Menyapa”

Penandatangan pakta integritas Kajati Sulut dan diikuti penandatanganan nota kesepahaman para kepala kejakasaan tinggi (Kajati) dan kepala LPP RRI Manado, Adi Pramono.

IndoBRITA, Manado—Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) launching program dialog interaktif “Jaksa Menyapa”. Launching program tersebut serentak dilakukan di seluruh kejaksaan se-Indonesia.

Kegiatan tersebut diisi dialog interkatif yang disirakan langsung melalui jaringan nasional RRI Pro3 FM. Setelah dialog, diikuti penandatanganan nota kesepahaman para Kepala Kejakasaan Tinggi (Kajati) dan kepala LPP RRI Manado. Khusus insan adhyaksa yang dipimpinan Mangihut Sinaga SH MH, kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kejati Sulut, Kamis (18/01/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Pancaroba, Legislator Kota Manado Imbau Masyarakat Waspada

Usai kegiatan, Sinaga saat diwawancarai menjelaskan, program ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bertanya langsung terkait berbagai persoalan hukum.

“Program “Jaksa Menyapa” ini dibuat sebagai bentuk keterbukaan dan kecepatan informasi, sekaligus dalam rangka memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan,” terangnya.

Menurut Kajati, momen ini menjadikan jaksa lebih proaktif.

“Artinya, proaktif kepada masyarakat untuk berdialog secara timbal balik. Disamping itu, kami menyampaikan apa yang sudah dikerjakan. Sebaliknya, masyarakat akan bertanya sekaligus melaporkan masalah-masalah yang didapat. Sehingga, tidak lagi lewat surat. Lapor langsung bisa, misalnya terjadi penyalahgunaan dana desa (Dandes). Maka kita akan langsung respon,” tutur Sinaga.

Baca juga:  Pelaku Panah Wayer di Girian Weru Ditangkap Tim Resmob Polres Bitung

Dengan program ini, papar Sinaga, kejaksaan makin dekat berkomunikasi dengan masyarakat.

“Jadi ini sangat baik. Karena selama ini kita seolah-olah penegak hukum ditakuti. Kebijakan ini membuat jaksa tidak hanya menunggu laporan. Kita jemput bola kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan program ini, Sinaga yakin apa yang dirasakan masyarakat terkait kinerja kejaksaan, mungkin ada jaksa melanggar aturan, tidak puas soal penegakan hukum bisa diketahui dirinya.

“Kita berharap program ini penegakan hukum makin baik, kepercayaan masyarakat kepada kejaksaan makin bagus lagi,” tandasnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh semua jajaran di interal Kejaksaan se-Sulut. (hng)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *