Tempuh Jalan Darat dan Laut, Uskup Manado Kunjungi Umat di Sulteng dan Gorontalo

Uskup Manado Mgr Rolly Untu memimpin misa dan membagikan komuni dalam kunjunganya di salah satu paroki (foto: lexie kalaseran)

MANADO-Uskup Manado, Mgr Benediktus Estephanus Rolly Untu MSC turun ke bawah (turba), mengunjungi umatnya di sejumlah paroki dan stasi.  Menggunakan jalan darat, laut dan udara, Mgr Rolly menyapa umat pada beberapa paroki di Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah bertepatan dengan momen Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Setelah itu, Mgr Rolly di awal tahun menyisir stasi-stasi yang ada di Wilayah Pantura, Sulawesi Tengah (Sta. Maria Santigi, St. Joseph Kayu Agung, St. Joseph Bianio, St. Joseph Posangon, St. Petrus Kotaraya, Lambunu Moutong, Palasa Tinombo.). Stasi St. Theodorus Paroki St. Christophorus Gorontalo juga dikunjungi.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Adry Manengkey Cs Terima Mandat dari DPP ISKA

Didampingi Prokur Keuskupan Manado Pastor Yansen Dianomo Pr, Ketua Komkep Keuskupan Manado Pastor Andre Rumayar Pr,  Ketua Yayasan De La Salle Manado Pastor Benny Salombre Pr dan beberapa awam di antaranya Hanri Mailoor, Lexie Kalesaran dan Gusti Kalengkongan (Anggota Komkep Keuskupan Manado),Mgr. Rolly berkeliling dari satu tempat ke tempat lain.

Ratusan kilometer ditempuh dengan perjalanan darat. Tidak saja bertemu dengan umat di gereja/pastoran, tetapi juga dengan mendatangi rumah-rumah umat sebagai sarana bertemu Gembala (uskup) dan Domba-dombanya (umat).

Khusus di Stasi Kaaruyen (Gorontalo), Sabtu, (13/1/2018), Mgr. Rolly mengadakan misa pagi sedang di Stasi Santigi, Minggu, (14/1/2018), Mgr. Rolly di dampingi Pastor Quasi Paroki Pantura Pastor Abraham Ramlan Echa Mantouw Pr, Pastor Yansen, Pastor Andre dan Pastor Benny menerimakan Sakramen Krisma kepada 27 umat se-wilayah Pantura.

Baca juga:  Pastor Abdre Rumajar Lantik Panitia Kusuma Youth Day di Tompaso Baru

Umat sangat senang dan berterima kasih dengan turba Uskup ini. Apalagi kunjungan sepert begini sangat jarang, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun tidak dikunjungi, apalagi uskup memimpin misa di tempat mereka.

Mgr. Rolly pun tak kalah senang dan berterima kasih dengan penerimaan umat yang begitu antusiasnya dan apa yang dilihatnya saat berada dari satu stasi ke stasi lainnya. Kebersamaan dan persekutuan yang ada di stasi-stasi, umat dengan pemimpinnya (pastor), bagi Mgr. Rolly memggambarkan persekutuan umat Allah yang hidup. Mgr. Rolly ingin kebersamaan dan persekutuan seperti begini ada di mana-mana. (jfl)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *