Tumbelaka Harap Pejabat Senior Jabat Penjabat Bupati Minahasa

  • Whatsapp
Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka.
IndoBRITA, Manado – Masa jabatan Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) berakhir 17 Maret 2018. Nantinya, Kabupaten Minahasa akan dipimpin oleh Penjabat Bupati dari pejabat Pemprov Sulawesi Utara.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka mengharapkan Penjabat Bupati Minahasa sebaiknya birokrat senior dan merupakan orang asli Minahasa.
“Harus mengutamakan pejabat senior dan yang pasti orang Minahasa karena mereka mengenal karakteristik dan kearifan lokal,” katanya kepada wartawan via telepon genggam, Kamis (18/01/2018).
Ia mencontohkan pejabat yang layak memegang DB 1 C, antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Roy Mewoh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jenny Karouw dan Kepala Inspektorat Nixon Watung.
“Mereka memang yang layak, tapi itu semua tergantung pimpinan,” ujarnya.
Selain tiga nama itu, ada juga pejabat eselon II yang patut diperhitungkan.
“Seperti Kepala Dinas Perkebunan Refly Ngantung, Kepala Biro Pemerintahan Jemmy Kumendong dan Kepala Biro Perlengkapan Jemmy Ringkuangan. Jangan anggap remeh mereka, bisa jadi salah satu dari mereka yang terpilih,” ucapnya.
Tumbelaka menambahkan sebetulnya ada juga seorang Birokrat Senior Mantan Kepala Inspektorat Pemerintah Provknsi Sulut yang sekarang menjabat Sekda Minahasa, Jeffry Korengkeng, namun sayangnya terkendala aturan.
“Kalau pak Korengkeng ditarik ke provinsi bisa jadi beliau yang jabat Penjabat Bupati Minahasa,” sambungnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengisyaratkan bahwa birokrat yang akan menjabat sebagai Penjabat Bupati Minahasa tersebut harus putra Minahasa.
“Pokoknya, Penjabat Bupati Minahasa itu harus orang Minahasa yang paham terhadap kondisi wilayah, lingkungan dan budaya daerah Minahasa,” ucap Gubernur Olly.(sco)
Baca juga:  Gubernur Olly Temui Menkop-UMKM, Ini yang Dibahas

Pos terkait