2018 Rastra di Minut Gratis, Panambunan Minta Hutang Yang Tersisa Segera Dilunasi

  • Whatsapp
BUPATI Minut Vonnie Panambunan mendampingi Kepala Perum Bulog Sulut dan Gorontalo Eko Pranoto saat menyerahkan Rastra gratis kepada warga tidak mampu didamping Sekda Jimmy Kuhu.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Kabar gembira bagi warga kurang mampu, pasalnya, mulai tahun ini beras sejahtera (Rastra) yang merupakan program pemerintah pusat penyalurannya tidak lagi dipungut biaya. Hal ini membuat Bupati Minut Vonnie Panambunan memberi apresiasi pada program pemerintah pusat tersebut.

“Tentunya ini sangat membantu masyarakat kurang mampu. Untuk itu saya berharap Rastra ini bisa digunakan sesuai peruntukannya, jangan sudah dapat Rastra tapi malah dijual,” tutur Panambunan, saat membagikan Rasyra pada perwakilan masyarakat, Senin 22 Januari 2018

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Penanganan Hukum, Pemkab Dan Kejari Minut Tandatangani Nota Kesepakatan

Terkait Rastra tersebut, Panambunan juga menyinggung soal hutang Rastra yang melilit Minut yang diakibatkan beberapa faktor diantaranya uang warga miskin yang tertahan di tangan pemerintah desa dan tim penagih yang ditugaskan pihak Bulog.

“Saya berharap permasalahan ini secepatnya diselesaikan oleh pihak-pihak terkait yang masih memiliki hutang Rastra. Ini untuk mengantisipasi agar desa/kelurahan tersebut bisa menerima Rastra karena sudah tidak lagi memiliki hutang,” tandas Panambunan.

Sementara itu Kepala Perum Bulog Sulut dan Gorontalo Eko Pranoto yang turut hadir dalam kegiatan peluncuran Bansos Rastra di pendopo Pemkab Minut mengatakan hal tersebut juga merupakan kabar baik bagi warga kurang mampu yang ada di Minut. Pasalnya, pembagian beras sejahtera (Rastra) di tahun ini sudah digratiskan oleh pemerintah.

Baca juga:  Dandes II Desa Kulu Fokus Talud, Rabat Beton, dan Solar Cell

“Jika tahun kemarin warga wajib membayar Rp1.600/kilogram, maka pada tahun ini sudah gratis,” ungkap Pranoto, sembari mengatakan, Minut sendiri mendapatkan pagu jatah Rastra setiap bulan sebanyak 148.270 kilogram dengan jumlah penerima 14.827 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk tahap pertama penyaluran di Minut dilakukan di wilayah Airmadidi.(rus)

Pos terkait