SD 1 Airmadidi Akan Tampung Siswa SMPN 1, Panebaren: 19 Ruangan Sudah Kami Siapkan

  • Whatsapp
KEPSEK SDN 1 Airmadidi Redyana Panebaren

IndoBRITA, Minut—Persiapan relokasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Airmadidi ke Kelurahan Sarongsong II Kecamatan Airmadidi, terus dimatangkan. Bahkan salah satu Sekolah Dasar (SD) siap menampung sementara siswa SMPN 1 Airmadidi agar proses belajar mengajar bisa berjalan seperti biasa.

Hal ini dibenarkan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Airmadidi Redyana Panebaren SPd, Kamis 25 Januari 2018. Menurut Panebaren, persiapan menampung siswa SMPN 1 Airmadidi sudah dilakukan sejak 8 Januari 2018. Ini kami lakukan, karena merupakan program pemerintah jadi harus dilaksanakan.

“Pimpinan saya adalah Bupati Minut Vonnie Panambunan, jadi tentu saya harus tunduk dan melakukan apa yang sudah diamanatkan sesuai dengan petunjuk pimpinan saya. Saya akui sempat mendapat kritikan dari Dewan Pendidikan terkait hal ini, namun sekali lagi saya tegaskan pimpinan saya Bupati Minut jadi secara otomatis saya lebih mendengar atasan saya,” tegas Panebaren.

Baca juga:  Gubernur Olly Kecewa dengan Dunia Pendidikan Sulut

Dijelaskan Panebaren, untuk dirinya sendiri melihat kondisi SMPN 1 Airmadidi sudah tidak memadai lagi. Pasalnya, lokasinya sangat berdekatan dengan rumah sakit dan tentu bisa berpengaruh bagi kesehatan para siswa.

“Kepindahan SMPN 1 Airmadidi untuk kepentingan bersama. Kalian saja (wartwan, red) baru masuk lokasi sekolah sudah mengatakan bau mayat, jadi bisa dibayangkan sendiri kondisi di tengah belajar mengajar terus-terus menghirup bau tersebut itu sudah sangat tidak bagus bagi kesehatan,” tutur Panebaren.

Disinggung soal persiapan SDN 1 Airmadidi yang disiapkan menampung siswa SMPN 1 Airmadidi, Panebaren mengatakan siap seratus persen tinggal menunggu realisasinya. “Sudah ada 19 ruangan yang kami siapkan untuk mereka, dengan jadwal sekolah yang diatur dimana untuk SD akan memulai kegiatan belajar mengajar sekitar pukul 07.00 sampai 11.00 Wita. Jadi dari jam 11.00 Wita tersebut aktifitas belajar anak SD sudah kosong, terserah siswa SMP mulai memakai ruangan kosong jam berapa,” ungkap Panebaren, semabri menambahkan jika setiap pekerjaan tentu ada pengorbanannya.(rus)

Baca juga:  "Nasib" SMPN 1 Airmadidi Ditentukan Usai UNBK

Pos terkait