Menu

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak Likupang Tahap Dua

  Dibaca : 363 kali
Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak Likupang Tahap Dua
Penyerahan tersangka dari Kejati Sulut ke Kejari Minut. foto (ist)

IndoBRITA, Manado—Tiga tersangka dugaan perkara korupsi pemecah ombak/penimbunan pantai di Desa Likupang, pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Minut, yakni mantan Kepala BPBD tahun 2016, juga selaku KPA berinisial RT, SHS selaku PPK dan RM selaku Direktur PT MMM pelaksana pekerjaan, resmi diserahkan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) ke Kejati Minut, Kamis (25/01/2018).

Kata Kasipenkum dan Humas Kejati Sulut Yoni E Mallaka, penyerahan tersangka tersebut dilalukan setelah Jaksa Penuntut Umum pada Kejati Sulut menyatakan perkara tersebut telah lengkap.

Baca juga:  Lima Perwira Utama di Polres Minut Dirombak

“Semua syarat telah terpenuhi baik formil dan materil dan di P-21,” kata Mallaka.

Lebih lanjut dijelaskan Mallaka, bahwa perbuatan para tersangka menyebabkan negara dirugikan sebesar Rp8,8 miliar. Hasil ini sesuai perhitungan kerugian negara dari BPKP perwakilan Sulut.

“Para tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dan melawan hukum dalam pekerjaan proyek pemecah ombak, dengan pagu anggaran Rp15 miliar. Ketiga tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang—Undang Nomor 20 Tahun 2001tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (hng)

Baca juga:  Kejati Sulut Tahan Tersangka Korupsi RSJ Prof VL Ratumbuysang

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional