BNN Kota Manado Ajak Media Maksimalkan Sosialisasi P4GN

  • Whatsapp
tugas pokok wartawan memberikan edukasi kepada masyarakat

IndoBRITA, Manado— Penyalahguna narkoba di Kota Manado masih tergolong tinggi. Nah, upaya BNN Kota Manado dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), melalui Deklarasi Anti Narkoba serta terus memberikan informasi edukasi kepada masyarakat tentang situasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, melalui media.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado AKBP Eliasar Sopacoly menjelaskan, program BNN Kota Manado terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang P4GN.

Bacaan Lainnya

“BNN Kota Manado hari ini mengumpulkan rekan-rekan jurnalis, agar rekan-rekan memberikan infomasi kepada masyarakat secara rutin setiap bulannya, tentang apa yang sudah dikerjakan BNN Kota Manado dan program P4GN kedepan,” kata Sopacoly.

Baca juga:  23 Penyalahguna Narkoba Direhabilitasi BNN Kota Manado
pembacaan deklarasi anti narkoba

Nah, usai menjelaskan program BNN Kota Manado, Sopacoly kemudian mengajak para wartawan berjumlah 12 orang, terdiri dari media cetak, online, radio, dan televisi untuk tes urine.

Wartawan yang hadir juga menyatakan siap dan berani untuk melakukan tes urine. Satu persatu mengambil botol untuk diisi urine masing-masing. Selanjutnya secara bergantian masuk ke dalam toilet Kantor BNN Manado. Botol berisi urine kemudian dikumpul dan langsung dicek oleh petugas BNN Kota Manado, dengan alat yang ada. Setelah semua selesai Kepala BNN Kota Manado AKBP Eliasar Sopacoly kemudian mengumumkan hasilnya.

“Ternyata dari 12 jurnalis yang hadir pada saat ini. Seluruhnya negatif atau terbukti tidak menggunakan narkoba,” ujar Sopacoly diikuti tepuk tangan dari para jurnalis. Selanjutnya wartawan berkomitmen bersama memerangi narkoba melalui cara Deklarasi Anti Narkoba.

Baca juga:  Hujan Deras Terus Mengguyur Kota Bitung, Walikota Max Lomban Ingatkan Lurah dan Camat Sigap

Ia menambahkan bahwa inilah bentuk komitmen para wartawan.

“Ini bentuk komitmen kita. Sehingga masyarakat di luar sana, dan pemerintah bisa mengetahui bahwa memang wartawan bersih dan sudah ditunjukkan,” ujar dia.

Lanjut AKBP Eliasar kekuatan informasi ada di wartawan. “Saya yakin wartawan punya tugas pokok memberikan edukasi kepada masyarakat. Selain itu wartawan harus punya komitmen memberantas narkoba. Namun harus dimulai dari wartawan juga. Makanya tadi saya tantang wartawan harus berani tes urine,” ujar dia.

Kepala BNN kemudian berharap wartawanlainnya juga bisa mengikuti apa yang dilakukan 12 wartawan ini.

“Wartawan juga bisa menyampaikan informasi edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba,” jelasnya. (hng)

Pos terkait