Menu

Wajah Korban Nyaris Terbelah, Begini Kronologis Pembunuhan di Candi Bitung

  Dibaca : 3767 kali
Wajah Korban Nyaris Terbelah, Begini Kronologis Pembunuhan di Candi Bitung
Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting bersama Kapolsek Maesa Kompol M Kamidin tengah menginterogasi sejumlah saksi terkait kasus penikaman berujung kematian remaja di Mapolsek Maesa.(foto: Yefta)

indoBRITA, Bitung-Polsek Maesa saat ini tengah mendalami sekaligus menangkap pelaku tunggal penikaman dan pembacokan remaja di Kelurahan Bitung Barat Dua Kecamatan Maesa, Senin (5/2/18).

Kapolsek Maesa Kompol M Kamidin yang dikonfirmasi menjelaskan, korban Akmal Luawu (15) warga Kelurahan Bitung Barat Dua, tewas dengan sejumlah luka menganga seperti wajah nyaris terbelah dua, punggung sebelah kiri dan ketiak kiri yang sobek besar.

Kronologis kejadian menurut Kapolsek bermula ketika korban dan beberapa rekannya menghadiri perayaan HUT seorang teman di dekat rumahnya.

“Disitu ada hiburan keyboard atau organ tunggal dan diketahui korban bersama dengan rekannya mengkonsumsi Minuman Beralkohol (Minol),” beber Kamidin.

Baca juga:  Dandim 1302 Minahasa Melepas 3 Perwira Terbaik Pindah Satuan

Pulang dari acara, sekira pukul 04.00 dinihari, korban berpapasan dengan tersangka JM (20) warga Kelurahan Manembo-nembo yang hendak mengunjungi orang tuanya yang tinggal di kompleks tersebut.

“Belum jelas alasannya, keduanya cekcok dan korban mencabut pisau kemudian menikam punggung tersangka. Setelah itu, tersangka bereaksi dan berusaha merebut pisau korban dan berhasil. Karena sudah memegang pisau, korban kemudian ditikam berulang kali hingga roboh,” tambah Kapolsek.

Aksi ini, menurut Kamidin, sempat dilerai oleh Pepet (25) warga yang sama namun karena kalah tenaga, tangan Pepet juga terluka sabetan pisau.

Baca juga:  Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilkada, Kapolda Sulut Juga Tegaskan Tidak Ada Arak-Arakan Kemenangan

“Korban yang sudah mandi darah kemudian dilarikan ke Rimah sakit namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi,” jelas Kapolsek.

Tersangka JM alias Jek yang kini telah diamankan, telah dipindahkan ke Mapolres Bitung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka kita kenakan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” cetusnya.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional