Menu

Kapolda Sebut Ada TS Kotak Kosong, Tumbelaka: Pers Harus Jaga Kewarasan Demokrasi

  Dibaca : 258 kali
Kapolda Sebut Ada TS Kotak Kosong, Tumbelaka: Pers Harus Jaga Kewarasan Demokrasi

IndoBRITA, Manado – Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulawesi Utara bekerjasama dengan Lembaga Kajian Sosial dan Politik Taufik Academic menggelar diskusi publik di salah satu rumah kopi di Kota Manado, Jumat (09/02/2018).

Dalam diskusi itu sebagai pembicara Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Ketua Komisi I DPRD Sulut Ferdinand Mewengkang, dan dari akademisi DR Ivan Kaunang.

Adapun tema yang diangkat ‘Mewujudkan Pemilukada yang Aman dan Damai’ dihadiri puluhan wartawan dari berbagai pos liputan.

Kapolda Bambang Waskito mengatakan pihaknya telah memetakan keenam daerah yang akan menggelar Pemilukada serentak, Juni mendatang.

“Pemilukada salah bentuk era demokrasi. Mau tidak mau itu harus dilaksanakan karena ini memang pestanya rakyat. Nah, tugas kami mengamankan agar pesta itu berjalan aman dan damai,” ujarnya.

Baca juga:  MEP-VT Dimata Anggota DPRD Minsel Drs Roby Sangkoy

Dari lima kabupaten dan satu kota yang mengadakan Pemilukada, bisa dikatakan ada satu daerah, yakni Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang otomatis aman menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan itu. Sebab, hanya satu pasangan yang bertarung.

Kendati begitu, kapolda tetap ikut menjaga keamanan di Mitra.

“Sudah dipetakan mana yang rawan pada Pilkada serentak. Dari hasil pemetaan ada yang menjadi Tim Sukses (TS) kotak kosong. Ya, saya harap sesuai dengan tema kita hari ini, Pemilukada yang damai, enak dan nyaman,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kapolda meminta peran pers untuk membuat dingin suasana menjelang dan pascaPemilukada nanti.

“Jadilah sebagai pendingin. Suasananya boleh hangat tapi jangan memanas. Menulis perkembangan dinamika Pemilukada harus bersifat penyejuk. Jangan kontraproduktif,” tukasnya.

Baca juga:  Dibuka Ketua DPR RI, LSE 2020 Ajang Silaturahmi Politisi Senayan dan Wakil Rakyat Dua Provinsi

Sementara itu, Taufik Tumbelaka dari Tumbelaka Academic, optimis Pemilukada di Bumi Nyiur Melambai akan berjalan aman dan nyaman.

“Saya yakin pasti tercapai,” katanya.

Ditekankan Mantan Aktivis Universitas Gadjah Mada itu, sebagai jurnalis harus jadi penjaga kewarasan demokrasi.

“Kita semua jangan terpecah karena beda pilihan. Kedepan ayo kita semakin dewasa dalam mengkritik. Pers wajib menjadi benteng terakhir. Sebagai pilar keempat demokrasi pasti bisa, makanya harga diri pers dipertaruhkan,” tuturnya.

Diakhir diskusi dilakukan penandatanganan untuk menjadikan Pemilukada di Sulut berjalan aman dan damai oleh para pembicara dan wartawan yang hadir.(sco)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional