Redam Tindak Kriminalitas, Polres Minut dan Polsek Terus Pertajam K2YD

  • Whatsapp
DILENGKAPI persenjataan lengkap, kegiatan K2YD Polres Minut terus dilakukan guna menekan angka kejahatan.(foto: boy)

IndoBRITA, Minut—Mengantisipasi berbagai tindakan kejahatan serta pelanggaran lalu lintas, Polres Minahasa Utara (Minut) dan jajaran polsek terus intens melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) terutama malam hari. Terpantau, Sabtu 10 Februari 2018, Polres Minut melalui jajaran Lantas Minut melakukan pemeriksaan sejumlah kendaraan yang melintas baik yang ke arah Bitung maupun Manado.

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK yang juga terlihat di lokasi mengatakan, kegiatan K2YD ini akan terus dilakukan, sebagai bentuk menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat Minut. “Saya mintakan kepada anggota untuk terus melakukan patroli termasuk pemeriksaan surat-surat kendaraan. Semua ini bertujuan agar Kamtibmas di wilayah hukum Polres Minut terus terjaga,” tutur Pattiwael.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  “Pantat” Kontainer Menunggu Korban, Warga Minta Aparat Segera Singkirkan

Dari hasil pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Minut, ditemukan 3 kendaraan jenis roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat, sehingga 3 kendaraan tersebut terpaksa harus ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut.

ANGGOTA Polsek Dimembe saat melakukan pemeriksaan sebuah warung untuk mencari Miras yang diduga dijual secara ilegal.(foto: ist)

Di tempat terpisah, salah satu Polsek yakni Polsek Dimembe melakukan kegiatan sama. Kali ini sasaran mereka peredaran Minuman keras (Miras) yang dilakukan tanpa izin dengan melakukan pemeriksaan pada sejumlah warung. Kegiatan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Decki Pandi.

Dari informasi yang didapat, pihak kepolisian melakukan patroli dan hunting di wilayah Desa Tetey, Kolongan, Mapanget dan Waisan untuk melakukan pemeriksaan pada warung-warung yang diduga menjual Miras secara ilegal.

Baca juga:  Pemutakhiran Data Pemilu 2019 KPU Minut Raih Terbaik Kedua di Sulut

“Dari hasil pemeriksaan ke warung-warung, tidak ditemukan adanya Miras. Entah apakah Mirasnya sudah lebih dulu diamankan oleh pemilik warung atau memang masyarakat Dimembe sudah memiliki kesadaran untuk menjaga situasi Kamtibmas,” tutur Kapolsek AKP Saguh Rianto.

Sementara itu Kanit Reskrim Ipda Decki Pandi dan anggotanya, selain memeriksa warung-warung yang diduga menjual Miras tanpa izin, mereka juga melakukan pemeriksaan ke wilayah yang rawan terjadi tindak kriminal dimana anak-anak muda kerap berkumpul untuk mabuk-mabukan serta membawa senjata tajam.(rus)

Pos terkait