Menu

Soal Kebersihan, 4 Bank Sampah di Minut Jadi Alternatif Utama

  Dibaca : 1043 kali
Soal Kebersihan, 4 Bank Sampah di Minut Jadi Alternatif Utama
BUPATI Minut Vonnie Panambunan saat membuka sosialisasi manfaat Bank Sampah dihadapan masyarakat Desa Laikit.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Untuk menjaga kebersihan wilayah masing-masing, maka Bank Sampah salah satu alternatif yang akan menjadi poin penting dalam penilaian Adipura bagi Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Untuk memberikan pengertian Bank Sampah, Dinas Lingkungan Hidup melakukan sosialisasi di Balai Desa Laikit Kecamatan Dimembe.

Bupati Minut Vonnie Panambunan yang turut hadir mengatakan, sosialisasi soal Bank Sampah sangat penting. Ini agar masyarakat bisa lebih proaktif untuk terus menjaga kebersihan lingkungan menuju kabupaten sehat.

“Kebersihan merupakan sebagian dari iman, untuk itu mari sama-sama kita menjaga kebersihan di lingkungan kita dimana tempat kita tinggal bersama keluarga dan warga lainnya. Kerinduan saya, tahun 2018 ini, Kabupaten Minut bisa meraih Adipura jadi mari saling bahu-membahu,” tutur Panambunan, Kamis 15 Februari 2018.

Baca juga:  Transaksi Gelap di Balik Meja Para Bendahara

Kepala bidang (Kabid) Pengolahan Sampah dan Limbah Berbahaya dan Bahan Beracun (LB3) Melky Rompis SE mewakili Kadis Lingkungan Hidup Tineke Rarung menambahkan, semakin banyak Bank Sampah dalam satu kabupaten tentunya menjadi salah satu penilaian yang menambah poin untuk dihitung.

“Saat ini baru terdapat 4 Bank Sampah di Minut yakni Desa Watutumou II, Kawangkoan Baru, Werot, dan Talawaan. Dari Bank Sampah ini, akan membantu warga dalam mengolah sampah sehingga bisa dimanfaatkan, seperti sampah organik yang bisa dijadikan pupuk sedangkan non organik bisa dijadikan kerajinan tangan,” tutup Rompis.(rus)

Baca juga:  Himbauan Pakai Masker, Kapolres : Mari Peduli, Untuk Diri Sendiri dan Orang Disekitar Kita
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional