Wartawan tak Boleh Menjadi Tim Sukses!

  • Whatsapp
IndoBRITA, Manado – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mengadakan Diskusi Publik dengan tema Peran Pers dalam Pilkada Damai di Kantor DPD Sulut, Senin (19/02/2018).
Kegiatan ini sebagai pembicara antara lain, Ketua KPU Sulut Yessy Momongan, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, Anggota DPD Sulut Stefanus BAN Liow dan Marhany Pua.
Dalam diskusi itu, ditekankan peran pers harus menjadi penyejuk pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018.
“Pers sebagai media kontrol, yaitu mengawasi pelaksanaan pemilu, pelaksanaan jadwal dan waktu pemilu, pengawasan terhadap penegakan aturan pelaksanaan pemilu, peserta pemilu, pemilih dan hasil pemilu,” tuturnya.
Ia menambahkan yang menjadi perhatian pers pada Pilkada adalah kuli tinta harus jadi pengontrol. Dirinya pun menilai, hingga saat ini pers telah menjalankan fungsinya sebagai alat kontrol terhadap pemerintah dan penyelenggara Pilkada, dengan demikian pemilihan kepala daerah berlangsung secara transparan, sah, dan kredibel di mata hukum.
Sementara itu, Stefanus BAN Liow mengatakan, hendaklah Insan pers tidak menjadi tim sukses, dan mempubliskan berita-berita akurat terpercaya dan bukan memberitakan informasi Hoax.
Dia juga berharap disetiap kesempatan para hamba Tuhan untuk mendoakan bagi penyelenggara pilkada baik KPU, Bawaslu, dan insan pers, karena sering terabaikan lembaga tersebut jarang dibawakan dalam doa Syafaat.
“Untuk menjadi pemimpin berkualitas pemerintah juga harus terus belajar dengan berteman dengan insan pers. Namun juga pers harus mendidik serta selalu berpihak pada kebenaran dengan menjadi salah satu pilar ke empat demokrasi,” terang Liow.(sco)
Baca juga:  KPU Resmi Tetapkan Tiga Calon Bupati/Wakil Bupati di Pilkada Minsel

Pos terkait