Kualitas PN Manado Diakui Sustain – Uni Eropa

  • Whatsapp
Ketua Pengadilan Negeri Manado Edward Simarmata, menerima kunjungan Uni Eropa, Felipe Ureta. kedatangan Felipe terkait tugasnya selaku Penilai Independen dalam kerjasama Proyek Sustain yang digagas Uni Eropa bersama Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI). (ist)

IndoBRITA, Manado— Sejumlah terobosan yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Manado dan terus mendapat pujian. Tak tanggung-tanggung pujian itu pun juga datang dari luar negeri. Terbaru, PN Manado dikunjungi Tim Penilai Independent dari Eropa, Rabu (21/2/2018).

Felipe Ureta seorang pengacara dari kota Madrid Spanyol, kedatangan Felipe terkait tugasnya selaku Penilai Independen dalam kerjasama Proyek Sustain yang digagas Uni Eropa bersama Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI).

Bacaan Lainnya

Demikian yang diungkap Ketua Pengadilan Negeri Manado Edward Simarmata melalui Hakim Juru Bicara (Jubir) PN Manado, Vincentius Banar kepada awak media.

“Kedatangan Felipe untuk menilai kemajuan PN Manado. Penilaian ini untuk keberhasilan program pembaruan peradilan di Indonesia, dan merupakan bagian dari kerjasama Proyek Sustain Uni Eropa-MA RI,” ujar Vincentius.

Baca juga:  Hakim Relly Behuku Jabat Humas PN Manado

Vincentius menjelaskan, Felipe tidak sendirian, ia datang didampingi Fatahillah selaku utusan dari pihak Mahkamah Agung. Kedua tamu ini, disambut hangat oleh Ketua PN Manado Edward Simarmata. Edward menemani keduanya saat mereka meninjau setiap ruangan yang ada di PN Manado.

“Mereka milihat fakta yang ditemui di PN Manado, sudah dalam kesiapan melaksanakan berbagai program pembaruan peradilan yang dicanangkan MA,” kata Vincentius.

Vincentius mengatakan, saat bertemu dengan ketua PN Manado, Felipe menanyakan berbagai hal terkait cara kerja PN Manado dalam penanganan perkara. Ia juga menanyakan bagaimana cara PN Manado melayani para pencari keadilan.

“Yang ditanyakan bervariasi, bagaimana cara meningkatkan kepuasan masyarakat atas putusan pengadilan, penanganan pengaduan, penyelesaian perkara, pelayanan administrasi pengadilan, transparansi, dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Vincentius mengungkap, kedua tamu yang datang itu juga meminta photocopy berbagai dokumen interal yang dimiliki PN Manado. Dokumen tersebut nantinya akan berfungsi sebagai bukti pendukung dari penilaian yang dilakukan.

Baca juga:  Penilaian SIPP MA, PN Manado Belum Capai 50%

“Selain bertemu dengan Ketua PN Manado dan para pegawai PN Manado. Felipe dan Fatahillah juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan pengacara dari Pos Bantuan Hukum PN Manado,” kata Vincentius.

Kata Vincentius, melihat dan mendengar kemajuan yang dicapai PN Manado, Felipe melontarkan pujian dalam bahasa inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah khusus bernama Indra.

“Melihat keberhasilan / Best Practices yang dilakukan di PN Manado, seharusnya diterapkan di seluruh pengadilan di Indonesia,” ujar Vincentius menirukan apa yang diterjemahkan Indra.

Di penghujung acara, tutur Vincentius, Fatahillah berkata kepada Ketua PN Manado bahwa sebelumnya Tim Proyek Sustain telah mendengar berbagai kabar kemajuan dari PN Manado. Dan saat ia datang sendiri, ternyata kualitasnya memang terbukti.

“Disampaikan secara terbuka kepada peserta yang hadir: Keberhasilan PN Manado dalam evaluasi ini, akan disampaikan kepada pimpinan Mahkamah Agung,” jelas Vincentius.(hng)

Pos terkait