Bejat, Buruh Bangunan Ini Mangsa Anak Sendiri

IT alias Is tersangka cabul terhadap anak kandung saat diamankan di Mapolsek Maesa Bitung.(foto: ist)

indoBRITA, Bitung- Entah niat setan apa yang melintas di kepala IT alias Is (34) warga salah satu Kelurahan di Kecamatan Maesa ini sampai tega mencabuli anak kandungnya sendiri Mawar (Nama samaran) yang masih duduk di kelas I salah satu SMA di Bitung.

Kapolsek Maesa Kompol M Kamidin yang dikonfirmasi Selasa (27/2/18) mengutarakan, tersangka Is sudah diamankan di Mapolsek Maesa dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Dekatkan Pelayanan, Tim Disdukcapil Bitung Gelar Perekaman Data Kependudukan di Kantor Lurah Girian Weru Dua

Kronologis terkuaknya aib dalam keluarga ini, menurut Kapolsek, berawal dari pengakuan Mawar pada pamannya bahwa telah dicabuli oleh ayah kandungnya.

“Laporan korban kepada pamannya ini kemudian diteruskan ke ibunya kemudian melapor ke Polsek,” ujar Kamidin.

Kejadian awal menurut Kapolsek, sesuai dengan pengakuan ayah bejat ini di hadapan penyidik, terjadi pada Minggu (15/2/18) pekan yang lalu. Dimana menurut tersangka, korban yang tidur di kamarnya disuruh pindah oleh pelaku ke dalam kamar.

“Korban tidur di samping ibunya namun tersangka ini tergiur melihat kancing baju anaknya terbuka kemudian payudara korban diremas. Sialnya ibunya tertidur lelap dan korban takut berteriak,” beber Kapolsek.

Baca juga:  Patut Diapresiasi, Pekan Rakyat Minut Sukses Digelar

Kejadian kedua, menurut Kapolsek terjadi pada hari ini, Selasa (27/2/18) subuh. Saat itu posisi korban juga tidur di samping ibunya dan tersangka membuka resleting celana anaknya kemudian memasukan jarinya ke kemaluan korban selama 1 menit, tanpa diketahui ibunya yang tidur di sebelah,” tambahnya.

Anehnya, menurut Kapolsek, korban diberitahukan jika hamil maka tersangka akan bertanggung jawab.

“Terhadap tersangka dapat di duga telah melanggar pasal 81 ayat (2) subider pasal 82 Undang-Undang nomor 23 Th 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup kapolsek.(yet)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *