Wagub Minta Aparat Desa Jangan Main-main dengan ADD

IndoBRITA, Minahasa – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw secara tegas mewarning kepada aparat desa untuk tidak menyalahgunakan Anggaran Dana Desa (ADD).
“Hati-hati penyalahgunaan ADD, karena dampaknya akan bermasalah hukum,” ujar Wagub dalam sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa di Desa tahun 2018, yang berlangsung di Gedung Olahraga Tondano, Senin (26/02/2018).
Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini mengatakan, bukan sedikit aparat desa terjerat hukum hanya karena penyalahgunaan ADD, bahkan salah dalam pengelolaan administrasi.
“Saya berharap, aparat desa di Minahasa mampu bekerja maksimal dan harus berintegritas sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam membangun desa,” ujar Wagub.
Dia pun mengingatkan, ada anggaran desa kurang lebih Rp277 milyar bagi pemerintah desa di Minahasa. Agar supaya pengelolaan dana desa itu sendiri, mampu dipertanggungkawabkan secara baik dan benar.
“Jangan sampai terkena operasi tangkap tangan baik dari pihak KPK maupun tim Saber Pungli juga aparat hukum lainnya, karena akibatnya merugikan diri sendiri juga keluarga maupun masyarakat. Dari data KPK, 80 persen penyalahgunaan ADD adalah dari laporan masyarakat, 10 persen laporan LSM sedangkan 10 persen secara langsung,” bebernya.
Mantan ketua DPRD Sulut ini mengatakan, bekerja secara baik, karena tidak menutup kemungkinan dari hasil yang dicapai namun disisi lain ada pihak iri atas kesuksesan, begitu juga ada yang dengki.
“Hal itu banyak ditemui, terutama dari orang-orang di dalam. Jadi hati-hati penyelewengan dana desa karena banyak warga yang memantau hal tersebut,” kata Wagub.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Kandouw mengimbau kepada peserta untuk menyukseskan ilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak.
“Sukses Pilkada,  pelayanan kepada masyarakat wajib, gunakan hak pilih secara proporsional dan bertanggung jawab , harap Wagub Kandouw.,
Kesempatam itu, Wagub membuka secara langsung sosialisasi pengadaan barang dan jasa di desa tahun 2018.
Hadir dalam sosialisasi, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulut Roy Mewoh, Sekda Minahasa Jefry Korengkeng, Asisten 1 Minahasa Denny Mangala para pimpinan SKPD Minahasa, para Camat, Lurah, Kepala Desa  dan perangkat desa se-Minahasa.(sco)

Baca juga:  Diakui KPK, Olly: Aset Daerah Penting untuk Kesejahteraan Rakyat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *