8 WNA Illegal Diamankan Tim EFQR Lanal Tahuna

  • Whatsapp
Warga negara Philipina yang diamankan di atas Rumpon oleh tim Lanal Tahuna.(foto : ist)

indoBRITA,Sangihe – Tim EFQR Lanal Tahuna bekerja sama dengan tim Pengawasan Orang Asing (Pora) mengamankan 8 Warga Negara Asing (WNA) ilegal yang dipekerjakan sebagai penjaga rumpon, Rabu, (28/2/18).

Komandan Lanal (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo mengatakan ada banyak titik kerawanan bisa terjadi melalui jalur laut, terbukti dari hasil operasi laut dapat diamankan 8 Warga Negara Philipina yang dipekerjakan masyarakat Sangihe di Bagan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Personil, Lanal Tahuna Gelar Glagaspur

“Titik kerawanan paling utama selain bahaya dipakai kegiatan-kegitan ilegal, teroriseme, penyeludupan miras, narkoba, juga kerawanan yang sulit di monitor tentunya pergerakan-pergerakan manusia. karena sangat dinamis bisa membawa apa pun, bisa mempengaruhi situasi di tempat tujuan. Hal seperti ini bisa berbahaya bila tidak terdata dengan baik,” Jelas Danlanal.

Dirinya juga mengimbau agar Dinas terkait lebih aktif lagi dalam menegakan peraturan undang-undang yang berlaku.

“Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kelautan Daerah untuk lebih aktif lagi menegakan peraturan yang ada sehingga seluruh aktivitas yang dilakukan harus terdata baik itu dari jumlah Nelayan, Kapal Penangkap Ikan dan memonitoring kegiatan yang dilakukan di rumpon,” ungkap Widodo.

Baca juga:  Polda Sulut Segera Berlakukan Tilang Elektronik (ETLE) di Kota Manado, ini Lokasinya

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Tahuna James Sembel saat dikonfirmasi mengatakan akan menindak lanjut penyelidikan setelah pelimpahan 8 Warga Negara Philipina dan barang bukti.

“Setelah pelimpahan 8 warga negara Philipina beserta barang bukti akan kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan kurang lebih 30 hari kedepan,” kata Sembel.

8 WNA ini diantaranya Pranee, Marcelino, Leonard, Almario, Pasio, Amasan, Belo, Mario. (nty)

Pos terkait