Diduga Terlibat Perampasan, Tiga Debt Collector Diringkus Tim Paniki

  • Whatsapp
Polrestsa Manado menggelar press release terkait penangkapan tiga debt colector. foto (ist)

IndoBRITA, Manado—Polrestsa Manado menggelar press release terkait penangkapan tiga debt colector yang diduga melakukan perampasan mobil daihatsu ayla milik Regina di lokasi Desa Ranotongkor, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sabtu (24/02/2018) lalu.

Berdasarkan penjelasan dari Kepala Kepolisian Resort (Kapolresta) Manado Komisaris Besar (Kombes) FX Surya Kumara, kejadian itu berawal saat korban sedang mengendarai mobilnya dari arah Kota Tomohon ke Kota Manado, tiba-tiba dicegat ketiga tersangka yang mengendarai sepeda motor.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Polisi Terus Dalami Sindikat Curanmor di Sulut

“Setelah mencegat korban, ketiga pelaku langsung membawa korban pergi ke salah satu cafe yang berada di jalan 17 Agustus Kecamatan Wanea. Disana para pelaku meminta korban untuk ikut ke kantor, namun korban tidak mau mengikuti permintaan dari para pelaku,” ujar Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Sitepu Wibowo, Rabu (28/02/2018).

Lanjut Kumara, korban menghubungi suaminya yang berada dirumah. Disitu suaminya langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Manado.

“Berdasarkan laporan dari suami korban, anggota saya (Tim Paniki) langsung bergerak ke cafe yang berada di Jalan 17 Agustus. Tanpa tunggu lama ketiga pelaku langsung diringkus ke Mapolresta Manado,” ungkapnya.

Baca juga:  Pjs Bupati M20 Himbau Warga Waspada Terhadap Cuaca Ekstrim

Kumara menjelaskan ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Dari kejadian ini, Kumara berharap pihak debt collector untuk mematuhi setiap prosedur jika menarik kendaraan. Masyarakat pun diminta untuk melapor jika ada tindakan sepihak itu.

“Untuk seluruh masyarakat kalau ada debt collector yang menarik kendaraan dijalanan agar segera menghubungi pihak kepolisian ataupun telepon langaung di nomor saya,” jelas Kumara.(hng)

Pos terkait