Perkumpulan Sampiri Terapkan Pengembangan Permakultur di Kampung Kulur

  • Whatsapp
Pelatihan pengembangan Permakultur oleh Perkumpulan Sampiri di Kampung Kulur.(foto: nelty)

indoBRITA, sangihe – Pelatihan pengembangan Permakultur dan pembangunan demplot Permakultur menjadi salah satu program Perkumpulan Sampiri yang dilaksanakan di ruang serba guna kantor kapitalaung kampung Kulur, kamis (1/3/18).

Dalam sambutannya, Direktur Perkumpulan Sampiri Sam Barahama menyampaikan potensi lahan yang ada di Kabupaten Kepualauan Sangihe sangat besar dan banyak manfaat yang bisa dikembangkan terutama di bidang pertanian organik.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tahun 2017, Pertumbuhan IPM di Sangihe Meningkat

“Kita lebih memberikan perhatian kepada pertanian khususnya pertanian organik yang melalui program Permakultur atau dengan artian pengembangan arsitektur berkelanjutan dan sistem pertanian swadaya berdasarkan ekosistem alam,” ungkap Barahama.

Dirinya juga mengatakan jangan hanya bergantung pada pasar.

“Dari pengalaman sekarang ini tidak tersedianya rempah, sayur, buah dan sebagainya selalu ke pasar tidak ke kebun sementara melihat dari potensi lahan dan tanah kita disini sangat besar, jangan hanya bergantung pada pasar manfaatkan lahan yang ada, dan dari situ kita dapat berorientasi bagaimana menjadi produsen bukan hanya menjadi konsumen,” tambahnya.

Baca juga:  Gaghana Minta Ortu di Sangihe Aktif Dalam Kegiatan Keagamaan

Pelatihan yang diikuti oleh 9 orang nantinya akan mencoba menerapkan pengembangan Permakultur di lahan yang sudah tersedia.(nty)

Pos terkait