Terima Ratusan Pendemo Sopir Online, Watania: Pergub Belum Ditetapkan

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Lynda Watania bersama Kepala Satpol-PP Steven Liow menerima pendemo sopir transportasi online di Halaman Kantor Gubernur, Kamis (07/03/2018).

IndoBRITA, Manado – Ratusan sopir transportasi berbasis online yang ada di Kota Manado menggelar demo damai di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Kamis (08/03/2018) siang.

Aksi damai ini diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Sulut Lynda Watania dan Kepala Satpol-PP Steven Liow.

Dalam aksi ini pendemo menolak kuota yang ditetapkan pusat. Mereka juga meminta agar membebaskan pembiayaan pembuatan KIR, sama seperti dengan sepuluh daerah lainnya di Indonesia.

“Kami minta pula diskon untuk pembuatan SIM A umum,” ujar koordinator lapangan.

Usai mendengar aspirasi pendemo, Watania pun langsung mengambil pengeras suara dan memberikan pernyataan diawali dengan kata Merdeka!

Baca juga:  Soal Lahan Proyek di Batusaiki, Pemerintah Minta Keluarga Baginda Tunjukkan Surat Kepemilikan

“Semua aspirasi akan ditampung dan menjadi masukan strategis dalam menetapkan peraturan gubernur,” ujarnya.

Mantan staf ahli gubernur ini menegaskan untuk Peraturan Gubernur (Pergub) tentang batas kuota transportasi online hingga saat ini masih dalam perumusan sesuai ketentuan untuk ditetapkan.

“Pergub belum ada masih sementara berproses,” katanya.

Sementara itu, Watania usai menerima pendemo kepada sejumlah wartawan kembali mengatakan bahwa Pergub belum ditetapkan.

“Kami masih sementara merumuskan keputusan yang tepat untuk bisa diterima semua elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan Pergub terkait transportasi online akan segera ditetapkan.

Baca juga:  BPK RI Gelar Exit Meeting, Bupati Tetty Yakin Minsel Terima Opini WTP Lagi

“Walaupun ada rumusnya dari Kementerian Perhubungan, tapi kita akan kaji lagi,” sambungnya.

Birokrat cantik ini pun menyebutkan dalam melakukan kajian akan diundang pihak transportasi online.(sco)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *