Menu

Bhayangkari Sulut Ajak Siswa Jauhi Paham Radikalisme dan Narkoba

  Dibaca : 586 kali
Bhayangkari Sulut Ajak Siswa Jauhi Paham Radikalisme dan Narkoba
Bhayangkari Sulut Ajak Siswa Jauhi Paham Radikalisme dan Narkoba

IndoBRITA, Manado—Menyambut HUT ke-38, Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2018. Bhayangkari Sulawesi Utara (Sulut), menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang membahas tentang anti radikalisme, anti narkoba, bahaya pornografi, kekerasan seksual, kelestarian kawasan pesisir dan laut, serta tanggap bencana tsunami untuk mewujudkan generasi penerus cerdas dan tangguh, kepada siswa SMP, SMA, Negeri dan Swasta se kota Manado di Graha Bumi Beringin, Kamis (15/3/2018).

Awal kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Stevanus Steven Liow.

Liow yang membacakan sambutan Gubernur menjelaskan, kegiatan wawasan kebangsaan ini perlu dilakukan mengingat saat ini bahaya paham radikalisme serta jaringan narkotika sangat mengganggu stabilitas keamanan dan ketentraman masyarakat.

Baca juga:  PDGI Gandeng Dispora Manado Gelar Lomba Poco-poco

“Ini merupakan ancaman serius bagi bangsa dan negara. Kita selalu berupaya untuk mencegah, menangkal, serta melawan, gerakan radikalisme dan penyelundupan dengan melibatkan komponen anak bangsa termasuk anak kita yang hadir saat ini,” jelas Gubernur.

Ia pun meminta komitmen dan aksi nyata dari pengurus anggota Bhayangkari agar menyatakan komitmen, melalui pelaksanaan sosialisasi paham radikalisme dan  bahaya narkoba bagi generasi muda.

“Aksi nyata ini menegaskan bahwa kita semua, tidak ingin NKRI diganggu apalagi dengan ceraiberaikan oleh paham yang bertentangan dengan ideologi pancasila. Selamat Hari Ulang Tahun-38 Pengurus Bhayangkari Sulut,” ujar Gubernur.

Baca juga:  Kapolda Sulut : Kita Harus Kuat dan Solid, Internal maupun Eksternal

Sementara itu Ketua Bhayangkari Sulut Ruthy Bambang Waskito dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah terhadap kegiatan ini. Dijelaskannya, potensi paham radikalisme masuk di Sulut cukup besar, mengingat daerah berada di daerah perbatasan.

“Beberapa waktu yang lalu sempat marak dan saya bersyukur sekali bahwa, kita sekalian sampai nanti, terbebas dari isu sarah yang memecah kesatuan bangsa indonesia,” jelasnya.

Diketahui kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan ini.(hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional