PT Archi Indonesia Turut Jaga Populasi Anoa

  • Whatsapp
PR & Communication PT MSM, Hery Rumondor.

IndoBRITA, Manado – Anoa harus dijaga sebab hewan langkah itu sudah mulai punah. Hal itu pun ikut ditangani PT ARCHI Indonesia.

Melalui anak perusahaannya PT Meares Soputan Mining (MSM), turut serta dalam Pelatihan Konservasi Anoa, yang dilaksanakan Badan Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, dari tanggal 13-15 Maret 2018 di Anoa Breeding Center (ABC) Manado.

Keikutsertaan PT MSM dalam pelatihan ini, sebagai komitment turut serta menjaga keberlangsungan populasi Anoa, yang semakin merosot.

“Iya, kami bukan hanya menopang ivent ini saja, namun menyertakan orang untuk mengikuti pelatihan, agar supaya, setelah mengikuti pelatihan ini, dapat menjadi bekal berguna meningkatkan populasi Anoa,” ujar PR & Communication PT MSM, Hery Rumondor.

Baca juga:  CEP-Sehan Kampanye Di Bitung,  Tawarkan Program 100 Hari Pemulihan Ekonomi

Dijelaskannya, Anoa merupakan binatang khas Sulawesi yang hidup juga di wilayah Sulawesi Utara, di mana keberadaannya semakin menipis.

Karena itu, pihaknya tak segan terlibat langsung terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan melindungi dan meningkatkan populasi hewan ini.

“Sebenarnya, pihak kami bukan baru kali ini terlibat dalam upaya perlindungan satwa. Sebelumnya, telah dilakukan upaya konservasi hewan hewan yang semakin sedikit populasinya,” jelas Rumondor.

Menurut dia, beberapa waktu lalu, PT MSM melakukan upaya pendataan dan perlindungan terhadap Yaki (Macaca Nigra) yang ada di Tanjung Pulisan, Likupang Timur, Minahasa Utara.(sco)

Baca juga:  Olly Beber Keberhasilan Sulut di HUT ke-53

Pos terkait