Awasi Realisasi Anggaran, Pemkot Tomohon Gelar Rakor

  • Whatsapp
Suasana saat rakor di ruang rapat BKD (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Berlangsung di ruang rapat Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon, Sekretaris Daerah Kota Ir Harold V Lolowang MSc memimpin rapat Koordinasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Belanja Daerah Tahun 2018 periode Januari – Desember 2018 Kota Tomohon, Senin (19/3/2018).

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak dalam sambutannya yang dibacakan Sekot Lolowang mengatakan bahwa evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran dilaksanakan untuk mendorong penyerapan anggaran secara optimal di lingkup pemerintah Kota Tomohon sekaligus pengawasan terhadap realisasi anggaran sehingga bisa ditemukan apa yang menjadi penghambat dalam penyerapan anggaran dan meningkatkan kualitas penyerapan anggaran.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini juga bertujuan dalam rangka optimalisasi kinerja realisasi anggaran, konsistensi realisasi dengan rencana pembangunan dan konsolidasi pelaporan sehingga dapat difasilitasi penyelesaian hambatan-hambatan mengenai realisasi anggaran, dirumuskannya solusi terhadap hambatan-hambatan tersebut dan dilaporkan perkembangan realisasi anggaran dan program pemerintah secara berkala,” ungkap Lolowang.

Baca juga:  KUA PPAS ABPD 2021 Dipaparkan Walikota Tomohon

Sekot memaparkan, penyusunan instrumen akan menghasilkan satu perangkat instrumen yang lengkap dan menyeluruh mencakup aspek-aspek yang akan di monitor dan di evaluasi. Adanya instrumen tersebut diharapkan dapat membantu semua pihak guna memperoleh informasi terkait manfaat yang dihasilkan dari program pembangunan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ditambahkannya, instrumen monitoring dan evaluasi terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yaitu Kebutuhan data; Metode pengumpulan data; dan Sumber data. Rumus penyusunan indikator SMART yaitu: Spesific, tujuan harus secara khusus menggambarkan hal-hal yang diinginkan; Measurable, tujuan harus dapat dijabarkan dalam indikator yang terukur; Attainable, tujuan harus dapat dicapai dengan kondisi sumber daya dan potensi yang ada; Relevant, tujuan harus relevant dengan kebutuhan informasi dan pengelolaan yang ada; Timely, tujuan harus tepat waktu dalam arti kondisi yang diperlukan dan kebutuhan yang berkembang.

Baca juga:  Pemkot Tomohon Peringati Hari Kesaktian Pancasila

“Penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi manfaat pembangunan Kota Tomohon dilakukan melalui beberapa tahap yang secara keseluruhan merupakan kerangka dasar yang akan dijadikan pedoman untuk tahap monitoring dan evaluasi selanjutnya,” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Kepala Badan Keuangan Daerah Drs Gerardus Mogi mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk Pengawasan atas Realisasi Anggaran Belanja Daerah Kota Tomohon periode Bulan Januari-Februari 2018.

Tampak hadir, Inspektur Kota Ir DjoIke Karouw MSi, para Asisten Setda Kota Tomohon, seluruh kepala perangkat daerah Kota Tomohon, para Kabag dan instansi terkait. (slf)

Pos terkait