Pasar Winenet Dipagar Pemilik Lahan, Ratusan Pedagang Mengadu ke DPRD Bitung

Ratusan pedagang pasar Winenet yang mengadu ke DPRD karena tempat berjualan mereka dipagar oleh pemilik lahan.(foto: Yefta)

indoBRITA, Bitung- Pasar Winenet yang terletak di Kelurahan Winenet Kecamatan Aertembaga sejak empat hari yang lalu diblokir dan dipagar oleh pemilik lahan Keluarga Awondatu, akibatnya pedagang tidak bisa berjualan.

Olehnya, ratusan pedagang dari salah satu pasar tradisional terbesar di kota Bitung menyerbu kantor DPRD Bitung untuk mengadukan persoalan ini, Senin (19/3/18).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kabur Usai Menikam di Tugu Adipura, Residivis Kambuhan Dibekuk Polisi

Kedatangan ratusan pedagang ini diterima langsung Ketua DPRD Laurensius Supit, Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, Kasat Pol PP dan Damkar Adri Supit, anggota DPR Iskandar Zulkarnain, Syam Panai, Frangky Julianto dan Ahmad Safrudin Ila di ruang Paripurna DPRD.

Khairudin, perwakilan pedagang pasar Winenet dalam penyampaiannya mengatakan Pemkot Bitung harus secepatnya menuntaskan persoalan ini dan membacakan 4 tuntutan dari para pedagang yakni meminta pagar blokir dibuka, Pemerintah dapat menindaklanjuti serta menyelesaikan persoalan ini agar kejadian ini tidak lagi terjadi, meminta kepada Pemkot Bitung agar persoalan lahan pasar Winenet dibawah ke ranah hukum, memohon kepada Pemkot untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lahan keluarga Awondatu, apabila 4 point diatas tidak bisa dipenuhi maka pedagang tidak akan membayar retribusi.

Baca juga:  Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Takbir di Bitung

Kadis Perdagangan Kota Bitung Benny Lontoh mengatakan, upaya untuk meningkatkan pasar menemui resistensi dari pemilik lahan dan permohonan agar lahan milik keluarga Awondatu segera dibebaskan masih harus menunggu ketetapan hukum yang sah terkait status lahan tersebut.

“Sudah disampaikan kepada teman-teman pedagang pasar Winenet bahwa status pasar winenet yang dimaksud adalah menunggu putusan yang sah dan mengikat sehingga sebagai Pemkot Bitung kita tidak bisa melakukan pembebasan lahan sebagaimana permintaan teman-teman,” tutupnya.(yet)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *