Ketua Bhayangkari Sulut Pimpin Bersih-bersih Pantai di Bunaken

Ketua Bhayangkari Sulut Pimpin Bersih-bersih Pantai di Bunaken. foto (ist)

IndoBRITA, Manado—Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara melaksanakan sosialisasi terkait kelestarian kawasan pesisir dan laut, serta pembersihan sampah dan penanaman bakau di Pangelisang Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado Rabu (21/3/2018).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut yang juga sebagai Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Sulut, Ny Ruthy Bambang Waskito.

Bacaan Lainnya

Isteri Kapolda Sulut ini memberikan langsung materi tentang pelestarian alam tersebut kepada masyarakat setempat. Ia menyampaikan bagaimana seharusnya yang dilakukan masyarakat di Kecamatan Bunaken Kepulauan untuk menjaga kelestarian alam di Bunaken.

Baca juga:  Hasil Survei Indikator: Masyarakat Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun Ini

“Kurangi penggunaan plastik, dengan demikian kita telah membantu pemerintah Kota Manado mengurangi 96 ribu sampah yang ada,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pencegahan nilainya lebih murah daripada mengobati atau mengatasi, karena sampah yang dibuang sembarangan di laut akan sangat sulit terurai.

“Untuk dapat terurai potongan buah apel itu selama dua minggu, kotak bekas air tiga minggu, puntung rokok dua tahun, plastik dua tahun, kaleng susu 50 tahun, plastik makanan 80 tahun, botol plastik 500 tahun, dan baterai bekas 2000 tahun,” terangnya.

Ketua YKB Sulut ini berharap agar masyarakat lebih peka dan sadar untuk menjaga kelestarian laut terutama bahaya dan dampak dari limbah plastik serta limbah-limbah lainnya yang akan merusak serta mengganggu kehidupan ekosistim laut.

Baca juga:  Bawa Panah Wayer Tengah Malam, Remaja Pria Berusia 15 Tahun Diamankan Tim Tarsius Reborn Polres Bitung

Sementara itu Pemerintah setempat melalui Camat Bunaken Kepulauan, Robert Dauhan berterima kasih kepada Bhayangkari karena telah berkunjung dan mensosialisasikan mengenai kelestarian kawasan pesisir dan laut.

“Kami berterima kasih karena kedatangan ibu itu dalam rangka memberikan materi mengenai bagaimana menjaga kelestarian alam,” ujar dia.

Ia mengatakan memang masyarakat Bunaken Kepulauan sudah sadar akan pentingnya alam. “Namun masih ada satu dua orang yang belum. Oleh karena itu kita berterima kasih atas arahan dari Ibu Ketua Yayasan Bhayangkari, karena 85 persen masyarakat itu hidup dari pariwisata,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Tahun 2018.(hng)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *