Pengawasan Orang Asing akan Mudah dengan Sistem QR Code

  • Whatsapp
Ilustrasi QR Code Imigrasi

indoBRITA,Sangihe – Guna memaksimalkan pengawasan orang asing, pihak Imigrasi bakal menerapkan sistem informasi managemen keimigrasian melalui QR Code.

Hal ini Dibenarkan Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Sulut Dodi Karnida, Kamis (22/3/18).
Sistem tersebut menurut dia, akan diterapkan di sejumlah kota, untuk memudahkan petugas imigrasi melakukan pengawasan terhadap keberadaan maupun aktivitas orang asing di wilayah Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Ke depannya nanti akan diterapkan teknologi ini untuk pengawasan orang asing terutama kelima pintu gerbang yakni Bali, Surabaya, Jakarta, Batam dan Medan yang akan memudahkan, efektif dan efesien bagi pejabat imigrasi untuk pengawasan keberadaan maupun aktivitas orang asing di wilayah Indonesia,” jelas Karnida.

Baca juga:  Kecelakaan Mobil Karena “Ngantuk”, Apakah Ditanggung Asuransi Astra?

Lanjutnya, sementara di wilayah perbatasan Sangihe masih akan membutuhkan waktu yang disesuaikan dengan intensitas orang asing. Karena juga penerapan infrastruktur QR Code ini diawali dengan desiminasi internal keimigrasian sesuai arahan Dirjen imigrasi mengingat ada masukan atau perbaikan sistim yang akan diterapkan.

“Lama kelamaan nanti akan sampai juga ke Sangihe namun perlu waktu. Karena kebetulan juga penerapan sistem ini baru akan dimulai tahun 2018. Tetapi kami tugas kami berdasarkan arahan dari dirjen imigrasi harus memberikan desiminasi internal supaya ada masukan dari internal untuk kesempurnaan sistem yang akan kita terapkan,” bebernya.

Baca juga:  Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi

Dia juga menambahkan, dengan adanya sistim QR Code ini kegiatan orang asing di lapangan dapat diakses langsung.

“Nanti akan dapat diketahui semua data termasuk jenis visa, Pasport dan masa berlaku izin tinggal dan kode negara,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu masyarakat Tahuna Sriwani A berharap QR Code dapat secepatnya diterapkan di Kabupaten Sangihe.

“Mengingat Kabupaten Sangihe merupakan perbatasan yang selalu didatangi orang asing. Sehingga dengan sistem yang akan diterapkan pihak Keimigrasian, kami tidak akan resah jika nanti ada kabar yang beredar terkait kedatangan orang asing,” tutup perempuan berbadan tinggi ini.(nty)

Pos terkait