Tuntut Hak, Empat Eks Buruh PT Delta Gelar Mogok Makan dan Kubur Diri

  • Whatsapp
Aksi kubur diri dan mogok makan yang dilakukan eks buruh PT Delta Pasific Indotuna menuntut pesangon dan hak normatif mereka dipenuhi manajamen perusahaan pengalengan ikan tersebut.(foto: ist)

indoBRITA, Bitung-Sebanyak empat orang eks buruh PT Delta Pasific Indotuna melakukan aksi mogok makan dan mengubur diri di depan pabrik perusahaan pengalengan terbesar di Bitung yang terletak di Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian, Kamis (22/3/18).

 

Bacaan Lainnya

Aksi ini dipicu tuntutan 450 orang buruh yang diberhentikan mendadak oleh manajemen Perusahaan karena melakukan demo menuntut pesangon dan hak normatif rekan mereka yang telah lebih dahulu diberhentikan oleh perusahaan.

Baca juga:  Pangau Optimis Target UPTB Samsat Bitung Tercapai

 

Dari empat orang eks buruh yang melakukan aksi nekat ini, terdapat seorang perempuan diantaranya, sementara ratusan eks buruh lainnya juga menggelar mogok makan dengan menggelar tenda di depan pintu perusahaan.

“Kami menuntut pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan diberikan sebagai hak kami ketika diberhentikan,” ujar Akbar salah satu peserta aksi kubur diri yang ditemui.

Akbar juga berjanji, aksi tersebut akan dilakukan terus sampai tuntutan mereka dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Di lain pihak, Petrus Sidangoli Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (SPSI-RTMM yang ditemui mengaku aksi tersebut untuk menuntut ketidakadilan di PT Delta terkait dengan permasalahan ketenagakerjaan yang sampai saat ini belum ada titik terang.

Baca juga:  Klub Sepak Bola Bhayangkara FC Polda Sulut Resmi Dilaunching

 

“Aksi mogok makan dan kubur diri ini dilakukan sampai ada perhatian pemerintah dan dari perusahaan untuk segera menyelesaikan permasalah karyawan ini, dan kami sangat berharap ini segera selesai, karena proses mediasi mulai dari Bipartit menemui jalan buntu,” cetusnya.

 

Sayangnya, Manajemen perusahaan yang coba dikonfirmasi tidak masuk kerja.

 

“Tidak ada yang datang pak, jalan masuk diblokir dan hanya ada penjagaan saja,” singkat salah satu petugas keamanan.(yet)

Pos terkait