Pemprov Sulut Gandeng Kabupaten/kota Antisipasi Infasi

  • Whatsapp
IndoBRITA, Manado – Bersama dengan Bank Indonesia (BI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara menggandeng 15 kabupaten/kota menggelar Rapat koordinasi high level dan capacity building TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di salah satu hotel ternama di Manado, Senin (26/03/2018).
Rapat ini dibuka Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, dihadiri Kepala BI Perwakilan Sulut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Happy Korah, Kepala Dinas Perhubungan Lynda Watania, Kepala Dinas Perkebunan Refly Ngantung, Kepala Dinas Pangan Daerah Sandra Moniaga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jenny Karouw dan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Frangky Manumpil. Serta perwakilan dari kabupaten/kota dan pihak Bulog.
Silangen dalam sambutannya mengatakan betapa pentingnya rapat koordinasi ini. Menurut dia, pentingnya ketersediaan pangan seperti beras, minyak goreng, bawang, cabai, gula pasir dan daging dalam upaya mengendalikan harganya di pasaran agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kita diharapkan dapat terus menjaga ketersediaan pangan serta mengajak para pedagang untuk turut membantu dalam upaya pengendalian harga pangan di pasaran, diantaranya dengan tidak menetapkan harga di atas HET jika pangan tersebut sudah ditetapkan HET-nya,” kata Silangen.
Disamping itu, ia meminta seluruh TPID kabupaten/kota lebih aktif mengingatkan para pedagang, termasuk bagi pedagang pengumpul dan penyalur, untuk mengutamakan pangan lokal atau produk lokal Sulut utamanya untuk kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) yang sering mempengaruhi inflasi.
“Kita harus lebih aktif mengimbau para pedagang agar selalu mengutamakan pangan lokal, tidak mempermainkan harga dan tidak terpengaruh informasi kenaikan harga di daerah lain. Penimbunan Bapok juga harus dicegah karena dapat menyebabkan melonjaknya harga pasar, serta dapat mengakibatkan terjadinya inflasi,” tuturnya.
Lebih jauh, masih dalam arahannya, Silangen menerangkan perlunya koordinasi Perangkat Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota serta Lembaga Terkait dalam melakukan Operasi Pasar serta pemaksimalan teknologi cerdas command center untuk pengendalian inflasi daerah.
“Teknologi cerdas Command Center adalah upaya penyelesaian permasalahan gejolak harga secara cepat, pemantauan harga dengan cepat melalui informasi dan teknologi secara terpusat memberikan kesempatan kepada masyarakat konsumen dan produsen untuk memberikan informasi secara tepat, serta mempermudah masyarakat mendapat informasi harga pasar terkini,” imbuhnya.(sco)
Baca juga:  Terkait Corona, Ini yang Dilakukan OD-SK

Pos terkait