Kontroversi Ketua PN Manado Tembus Mahkamah Agung RI

PN Manado foto (ist)

IndoBRITA, Manado— Press realese adanya kebijakan ijin kedinasan yang dikeluarkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Manado, Edward TH Simarmata, melalui Juru Bicara Hakimnya, Vincentius Banar, Minggu (23/3) lalu, kini telah viral di kalangan Mahkamah Agung (MA) RI.

Pasalnya, istilah ijin sexual yang digunakan Simarmata, dinilai sangat kontroversi dan tidak diatur dalam peraturan MA RI. Namun, secara substansi ijin kedinasan itu ada. Hanya saja, Simarmata menggunakan istilah ijin sexual, guna menerapkan sistem motivasi kerja.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Praper Tersangka Mailangkay Ditolak Majelis Hakim

Dimana, para Hakim, Panitera Pengganti (PP), serta pegawai lainnya di PN Manado diperbolehkan mengambil ijin selama dua hari, dengan alasan kebutuhan seksual. Konsekuensinya, selesai dari masa cuti, beban tugas yang diberikan tentu lebih berat. Dimana, para Hakim, Panitera Pengganti (PP), serta pegawai lainnya di PN Manado diperbolehkan mengambil ijin selama dua hari, dengan alasan kebutuhan seksual. Konsekuensinya, selesai dari masa cuti, beban tugas yang diberikan tentu lebih berat.

Pos terkait