Sempat Ragu Disalib, Akhirnya Micky Tampil Sebagai Alat Kesaksian

  • Whatsapp
Prosesi penyaliban yang lakukan oleh Remaja dan Pemuda Nafiri Bitung di malam Jumat Agung (foto:eky)

indoBRITA, Bitung – Momentum penghayatan hari Jumat Agung menjadi suatu keharusan setiap umat Kristiani di seanteru dunia, tak terkeceuali Pemuda dan Remaja Jemaat GMIM Nafiri Bitung Wilayah Bitung satu.

Kamis malam atau pada Kamis Putih istilah lainnya (29/3/2018), puluhan anak remaja dan pemuda Nafiri Salman menghayati Jumat Agung menggelar drama refleksi jalan salib untuk mengenang serta menghayati akan pengorbanan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Dalam Rangka HUT Jemaat GMIM Kakaskasen Bait-El, Wawali Sompotan Ajak Jemaat Bersinergi Dengan Pemerintah

Dengan hal tersebut membuat ratusan pasang mata yang menyaksikannya terharu bahkan diam tercengang melihat pemeran Yesus yang telah tergantung di kayu salib.

Micky salah seorang anak remaja yang berperan sebagai Yesus saat itu mengaku sempat merasa takut bahkan tidak mau untuk memerankan peran tersebut, apalagi akan digantung dan disalib.

Akhirnya dipikirkan kembali niatan baik untuk berlakon sebagai Yesus saat disiksa dan disalib membuat yakin dirinya akan jadi alat kesaksian iman. “Yakin dan percaya bahwa melalui peran ini dapat menjadi alat kesaksian akan kebenarkan Yesus Kristus,” tukasnya.

Baca juga:  Pengosongan Lahan KEK, Aparat Gabungan Bentrok Dengan Warga Masata

Ketua Komis Remaja GMIM Nafiri Bitung Pnt Virgin R Karlos MPd mengutarakan maksud pelaksanaan refleksi tersebut untuk memberi rangsangan iman kepada para adik-adik remaja serta para pemuda bahkan kepada masyarakat yang menyaksikannya. “Dengan yakin bila kita menghayati pengorbanan Kristus di kayu salib, pasti akan berbuah manis dalam kehidupan keimanan Kristen kita,” tukas guru bahasa Inggris itu.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi Pemuda Nafiri Bitung Pnt Edward Haniko mengatakan bahwa refleksi ini bukan sebagai ajang pertunjukkan, melainkan sebagai introspeksi pribadi dalam meningkatkan iman kita sebagai pengikut Kristus. (slf)

Pos terkait