Puncak HUT Desa Treman Diwarnai Makan Bersama di Daun Pisang

KETUA Panitia HUT Desa Treman Joppi Lengkong saat diberi gelar adat pada puncak HUT Desa Treman ke-333.(foto: boys)

IndoBRITA, Minut—Puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Treman ke-333 Kecamatan Kauditan meriah, dimana kegiatan dihadiri langsung Ketua Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina, Walikota Bitung Max Lomban, Sekkot Bitung DR Audy Pangemanan, Gubernur Sulut yang diwakili Kadis Ketahanan Pangan Ir Sandra Moniaga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs Sammy Rompis, Camat Kauditan Drs Alpret Pusungulaa, Ketua TP PKK Minut Jeivy Wijaya, serta para jenderal putra Desa Treman.

Ketua Panitia HUT Desa Treman Ir Joppi Lengkong mengatakan, perayaan HUT Desa Treman kali ini sangat beruntung karena langsung dilayani langsung Ketua Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina sebagai tugas awalnya usai terpilih untuk masa bakti 2018-2022.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kader Perempuan PDIP Minut Didesak Untuk Lebih Aktif
BERBAGAI kegiatan dalam puncak HUT Desa Treman termasuk menjamu tamu dengan makan bersama di daun pisang.(foto: ist)

“Selain itu acara ini juga diramaikan oleh 48 warga Desa Treman dari luar negeri yang tergabung dalam Mesupe. Sebelum puncak pelaksanaan, kita dari sebulan penuh sudah menggelar 36 lomba yang digelar setiap hari, termasuk lomba yang pertama kali dilakukan di dunia yakni naik kelapa, kemudian ada kuliah umum, seminar ketahanan nasional dan Narkoba,” tutur Lengkong, Sabtu 31 Maret 2018.

Ketua Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina dalam pembacaan alkitab Yeremia 17:7-8 mengajak semua masyarakat untuk bekerja keras dan saling menopang. “Saya sangat senang melihat tradisi seperti ini masih kental di Desa Treman,” ucap Arina.

Baca juga:  Dampingi Kapolda Tinjau Pos Pengamanan di Bitung, Begini Harapan Lomban

Menandai puncak pelaksanaan HUT Desa Treman Ketua Panitia yang juga Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong diberi gelar adat yang disematkan Kumtua Desa Treman Bernadus Benny Dumanauw dan pelepasan 333 balon, serta pengumuman pemenang pemilihan Rera & Tare Tumou Desa Treman. Setelah itu, dalam menjamu tamu kehormatan, panitia menggelar makan bersama di daun pisang sebagai bentuk kekuatan tali persaudaraan.(rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *