Dukung Pemprov, ADO Ingin Kemajuan Transportasi Sulut

  • Whatsapp
Ketua DPD ADO Sulut Ryan Welkom saat diwawancarai.
IndoBRITA, Manado – Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara (Sulut) menunjukan sikap yang lebih mementingkan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi. Ini terlihat dari dilakukannya penandatanganan draft usulan untuk Peraturan Gubernur (Pergub) terkait regulasi taksi online.
Ikut menandatangani draft itu Ketua DPD ADO Sulut Ryan Welkom sendiri.
Welkom usai pertemuan dengan Dinas Perhubungan Sulawesi Utara mengatakan dari draf yang disodorkan, khusus untuk kuota sebanyak 1.209 belum memuaskan ADO.
Tapi setidaknya legal standingnya yang torang cari karena sampai saat ini penindasan terhadap driver online, zonasi-zonasi merah yang ada di daerah Sulut ini sangat memberatkan torang hanya ruang lingkup untuk pencarian rejeki buat driver online di Sulut dibatasi. Dengan adanya legal standing ini menurut saya sangat meringankan buat torang,” nilai Welkom.

Ia pun berharap penetapan kuota bisa berubah. “Tadi kan sempat ada pembicaraan bahwa kuota itu akan ditinjau kembali. Jadi, pembahasan tinjau ini akan kami pegang sebagai bahan permintaan kembali tambahan kuota,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan tak akan menghambat pembentukan Pergub itu karena nanti menyangkut kepentingan masyarakat. Sebab, apabila Pergub belum ada maka masyarakat dalam hal ini konsumen tidak merasa aman dalam menggunakan jasa transportasi berbasis online.

Baca juga:  Wagub Kandouw Minta Seluruh Kabupaten/kota di Sulut Perangi Stunting

Di sisi lain, ADO Sulut secara tegas membantah bahwa pihaknya memiliki koperasi.

“ADO transparan terhadap seluruh driver online. ADO tidak membuat koperasi. Jadi, dalam hal ini ADO berdiri independen. Tidak mau masuk ke arah bisnis. Organisasi ya organisasi,” tegasnya.
ADO sendiri bukan hanya ada di Sulut, tapi sudah terbentuk pada 15 provinsi di Indonesia. Khusus ADO Sulut memiliki anggota 2000an orang.(sco)

Pos terkait