Dibayar Pemprov, THL Dapat Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Utara Femmy Suluh.
IndoBRITA, Manado – Seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, tak hanya menerima gaji tiap bulannya saja. Tetapi, para honorer itu juga mendapat jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Kalau BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kan dorang (THL) memang dapat. Pemprov yang bayar,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh usai Sosialisasi tentang etika dan kepribadian Tenaga Harian Lepas dalam pelayanan publik di ruang rapat Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Kamis (05/04/2018).
Ia menjelaskan khusus BPJS ketenagakerjaan ditanggung 100 persen. Sedangkan jaminan kesehatan dibagi antara pemprov dan THL.
“Untuk tahun lalu dibayar BKD, tahun ini anggarannya di masing-masing instansi. Itu di luar dari dorang punya gaji,” jelas Suluh.
Dengan adanya jaminan itu, diharapkan para honorer melakukan pekerjaan sesuai yang diperintahkan pimpinan. Jangan ke kantor hanya bermalas-malasan, tidak bekerja.
“THL itu ada kontrak kerja dengan masing-masing kepala SKPD. Di kontrak sudah jelas apa dia punya kewajiban dan hak,” katanya.
Ia mencontohkan terkait kehadiran THL
“Kalau tak hadir sekian hari ada konsekuensi. Kalau sudah lebih dari 40an hari mereka sama seperti pegawai akan diberhentikan,” tuturnya.
Sanksi lainnya dikenakan bagi THL, antara lain bila terjaring inspeksi mendadak (sidak) akan dipotong gaji 30 persen.
“Kalau kedapatan sidak yang kedua kalinya dipotong 100 persen. Kalah terlambat datang ikut apel dipotong 3 persen. Itu semua ada aturannya,” pungkas Suluh.(sco)
Baca juga:  Dibuka Presiden, Sekdaprov Silangen Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *