Warga Berkecukupan Penerima Rastra “Mati Kutu” Hadapi Kumtua Matungkas

  • Whatsapp
KUMTUA Desa Matungkas Alfian Mailoor

IndoBRITA, Minut—Program beras sejahtera (Rastra) yang digaungkan oleh pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin, menjadi perhatian serius Hukum tua (Kumtua) Desa Matungkas Alfian Mailoor. Dengan tegas Mailoor menantang pihak yang berkecukupan untuk ikut mengambil Rastra.

“Saya memegang data Rastra dan siapa-siapa yang berhak menerimanya. Kita tidak akan memberikan kepada mereka yang berkecukupan. Program Rastra merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin. Makanya kami harus memastikan penyalurannya tepat sasaran,” tegas Mailoor, Kamis 5 April 2018.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Bupati Vonnie Panambunan Geram, Piutang Rastra 2017 Tak Kunjung Selesai

Dari data yang dibeberkan Mailoor, ada 175 penerima Rastra di Desa Matungkas dan saat ini sudah 150 penerima yang sudah mengambil Rastra. Sisanya ditargetkan selesai tanggal 25 April 2018 ini. “Karena penyaluran Rastra sudah tidak dikenakan biaya atau gratis, maka pengelolaan rastra didasarkan pada prinsip keberpihakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), memperoleh beras berkualitas baik, cukup sesuai alokasi dan terjangkau, transparansi, partisipatif dan akuntabilitas,” tutur Mailoor.

Mailoor juga bertekad memutus mata rantai terkait pembagian Rastra yang selama ini lebih banyak berpihak kepada orang yang mampu. “Kita terus akan melakukan koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mengevaluasi pembagian Rastra ini. Kepala jaga dan maweteng harus bekerja efektif. Yang layak menerima kita perjuangkan bukan yang berkecukupan,” tutup Mailoor.(rus)

Baca juga:  Panambunan Tegaskan KBPP Polri Harus Ikut Sukseskan Pilcaleg dan Pilpres 2019

Pos terkait