Soal Dermaga, Warga Desa Likupang II Tagih Janji Bupati

  • Whatsapp
KUMTUA Desa Likupang II Sarjan Maramis

IndoBRITA, Minut—Janji Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Panambunan waktu kampanye lalu untuk membuat dermaga bongkar muat ikan di Desa Likupang II Kecamatan Likupang dengan lebar 6 meter panjang 200 meter, kini ditagih oleh masyarakat di wilayah tersebut. Pasalnya, dari sejak nenek moyang mereka masalah ini tidak pernah doperhatikan. Mereka, sangat berharap dengan janji tersebut karena jika terealisasi maka bukan hanya membantu masyarakat daratan tapi bisa sangat membantu juga bagi masyarakat kepulauan.

Hal ini dikatakan Hukum tua (Kumtua) Desa Likupang II H Sarjan Maramis, dimana masyarakat terus mempertanyakan hal itu kepada dirinya, sehingga sebagai penyambung tangan masyarakat, Maramis berharap Bupati Minut bisa segera memenuhi apa yang sudah dijanjikan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Digadang Calon Kuat Bupati Minut, Joune Ganda: Tergantung Partai

“Jika ini terpenuhi, maka bukan hanya menjadi tempat bongkar muat perikanan, namun bisa menjadi tempat multifungsi bagi masyarakat khususnya bagi penyeberangan 11 desa kepulauan yang ada. Bahkan bila dermaga ini jadi, maka akan semakin mendukung pariwisata di Minut, karena pasti semua kapal akan memilih tempat tersebut untuk sandar,” tutur Maramis, Jumat 6 April 2018.

Ditambahkan Maramis, 11 desa kepulauan yang didalamnya yakni Bangka empat desa, Talise empat desa, Gangga dua, dan Kinabuhutan satu desa sangat merindukan realisasi dermaga itu. “Selama ini ketika mereka akan ke darat harus melakukan perjalanan jauh karena air laut turun, termasuk saat ada warga kepulauan yang sakit, mereka harus menandu dari batas air laut turun begitu juga dengan saat bongkar muat ikan, nelayan sangat kesusahan,” tegas Maramis, sembari menambahkan jika Vonnie Panambunan merealisasikan dermaga tersebut, maka itu merupakan satu sejarah.

Baca juga:  Kunjungan Syekh Abuyah di Desa Maen Nyaris Ricuh

Salah satu warga Isa Lasena mengatakan, jika aspirasi mereka sudah masuk ke Dewan kabupaten (Dekab) Minahasa Utara (Minut). “Sampai sekarang, tidak ada tindaklanjut, katanya di tahun 2018 ini,” tutup Lasena.(rus)

Pos terkait