Basarnas Gelar Pelatihan Water Rescue di Sangihe

  • Whatsapp
Foto bersama peserta pelatiham water rescue dengan Kepala Kantor Basarnas Manado dan Wabub Helmud Hontong.(foto: nelty)

indoBRITA, Sangihe – Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado melaksanakan pelatihan water rescue bagi potensi SAR tahun 2018 di Kabupaten kepulauan Sangihe yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dimulai Senin, 9 sampai dengan 11 April 2018.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Basarnas Manado Moch Arifin S.A.N mengatakan kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk upaya peningkatan pelayanan bagi masyarakat

“Diadakannya pelatihan ini adalah sebagai bentuk upaya peningkatan pelayanan di masyarakat oleh Basarnas dengan cara membina tenaga-tenaga personal instansi/organisasi yang bersinggungan langsung atau tidak langsung dengan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan,” ungkap Arifin.

Ditambah juga, agar pelatihan yang dilaksanakan bisa meningkatkan sinergitas dengan Basarnas.

Baca juga:  Wabup Hontong dan Dandim Parenrengi Tanda Tangani Naskah TMMD ke-106

“Kami sangat berharap kepada seluruh peserta pelatihan ini untuk dapat dengan serius mengikuti pelatihan ini hingga dengan selesainya kegiatan ini,” bebernya.

Pembukaan pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Nasional Tahuna tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong yang dalam sambutannya menyambut baik serta mengapresiasi jajaran Basarnas Manado atas penyelenggaraan pelatihan water rescue di Kabupaten Sangihe.

“Kegiatan ini merupakan salah satu hal yang penting untuk dapat meningkatkan pengetahuan terkait kesiap siagaan masyarakat guna mendukung penyelenggaraan operasi SAR, sehingga masyarakat dan stakeholder memiliki pemahaman dalam mengantisipasi secara dini bencana yang mungkin saja terjadi, khususnya di wilayah darat maupun laut,” ucap Wabup.

 

Tak cuma itu, Hontong juga menambahkan penyadartahuan dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana di daerah Sangihe perlu mendapat perhatian serius karena daerah Sangihe memiliki karakteristik sebagai daerah rawan bencana yang juga memiliki laut yang luas sesuai dengan letak geografis

Baca juga:  Pemkab Sangihe Cairkan Rp9 Miliar TSG Triwulan ll

“Seiring dengan itu, pelatihan water rescue bagi potensi SAR di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah upaya serius meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yang siap siaga mengantisipasi bencana baik sebelum bencana terjadi, saat terjadinya bencana dan sesudah bencana terjadi, sehingga perlu didukung oleh penguatan masyarakat dan ketersediaan infrastruktur yang memadai, hal ini perlu segera mendapat perhatian serius dari kita semua,” Kata Hontong yang sekaligus membuka kegiatan pelatihan water rescue.

 

Pelatihan yang diikuti oleh kurang lebih 30 orang dari berbagai organisasi dan instansi terkait.(nty)

Pos terkait