Wow, Bitung Segera Miliki PLTG

  • Whatsapp
Manajemen PT Sulut Infra Gas dan PT Bangun Sulawesi Energi foto bersama wakil walikota Bitung Maurits Mantiri dan pejabat lainnya saat presentasi rencana pembangunan infrastruktur mereka di ruang rapat lantai IV kantor Walikota Bitung.(foto: HumPro Bitung)

indoBRITA, Bitung- Industri di Kota Bitung bakal semakin cerah. Pasalnya, dalam waktu dekat pembangkit listrik tenaga gas atau PLTG akan dibangun di sini. PLTG itu nantinya akan melayani kebutuhan listrik sektor industri.

Dua perusahaan penyuplai olahan gas bumi, yaitu PT Bangun Sulawesi Energi dan PT Sulut Infra Gas, menyatakan kesiapan mereka untuk membangun PLTG. Sesuai rencana, infrastruktur tersebut akan dibangun di wilayah Kecamatan Matuari.

Bacaan Lainnya

Penegasan dua perusahaan itu disampaikan dalam presentasi di Kantor Walikota Bitung. Yang mana rencana tersebut langsung disambut positif oleh Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri, Selasa (10/4/18).

“Kami sangat menyambut baik keinginan perusahaan untuk berinvestasi dan beroperasi di sini. Apalagi yang ditawarkan tergolong salah satu kebutuhan dasar,” ujar Mantiri saat membuka presentasi tersebut.

Baca juga:  Bupati FDW dan Senator SBANL Bekali Peserta LK3G di Amurang

Mantiri sangat percaya jika PLTG dimaksud sudah beroperasi, pemenuhan kebutuhan listrik untuk industri akan aman. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan bisa nyaman menjalankan kegiatan produksi.

“Karena tidak perlu khawatir lagi dengan pemadaman,” sebutnya.
Di lain pihak, Fabian Kaloh selaku General Manager PT Sulut Infra Gasmengamini pernyataan Mantiri. Ia  memastikan kehadiran PLTG akan menguntungkan semua pihak.

“Memang yang jadi mitra atau konsumen kita adalah industri. Tapi nantinya kalau sudah running, masyarakat akan turut merasakan dampaknya. Pasokan listrik untuk rumah tangga dan industri akan terpisah, sehingga tidak saling mengganggu satu sama lain,” tuturnya seraya menyebut asal-muasal gas sebagai sumber daya, yakni Bontang, Kalimantan Timur.

Yang juga penting lanjut dia, kehadiran PLTG akan berdampak pada pengembangan kawasan ekonomi khusus atau KEK. Para investor yang masuk ke situ tidak perlu khawatir lagi dengan layanan kelistrikan.

“Karena kita memberikan jaminan tidak ada pemadaman listrik. Kalaupun ada gangguan, kami akan cari tahu penyebabnya dan siap bertanggung jawab. Kami bahkan siap ganti rugi jika penyebabnya karena gangguan pada sistem kami,” tandas mantan birokrat di Pemkot Bitung ini.

Baca juga:  Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Bitung, Operasi Lilin Samrat 2020 Dimulai

Atep Nandang Subandar selaku Komisaris Utama PT Bangun Sulawesi Energi, turut memberikan penjelasan. Menurut dia, kehadiran PLTG akan menunjang kapasitas Kota Bitung sebagai kota percontohan penggunaan emisi karbon rendah.

“Kami tahu bahwa Kota Bitung punya predikat LCMT (low carbon model town,red). Makanya kami berani masuk ke sini karena predikat itu sejalan dengan konsep kami. Kami menyediakan layanan kelistrikan dengan jaminan ramah lingkungan,” terangnya.

Atep juga menjelaskan rencana pembangunan PLTG. Menurut dia, jika sudah selesai PLTG tersebut akan memasok daya listrik yang besar.

“Kapasitas awal kita 75 megawatt. Itu sangat cukup untuk melayani wilayah Bitung dan sekitarnya. Nantinya daya itu akan kita pasok melalui pipa bawah tanah. Jadi bukan cuma pembangkit yang kita bangun, tapi juga jaringan pipanya,” kata dia seraya menyebut perusahannya sudah puluhan tahun mengabdi di Indonesia.(yet)

Pos terkait