Didampingi Wakil Ketua DPRD Manado, Komisi D Kunker ke BPOM Pusat Untuk Ini

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Manado, Richard Sualang bersama Komisi D menggelar Kunker di BPOM Pusat.

indoBRITA, Manado – Kunjungan kerja (Kunker) Komisi D ke Badan Pengawasan dan Makanan Pusat di Jakarta ikut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Manado, Richard Sualang.

Kunker tersebut diterima langsung Kepala Biro Hukum, Ariati Anggriani, SH. MARS. MH dan didampingi oleh Kasubag Tresia Sirait, SH. MH, dengan maksud dan tujuan untuk konsultasikan rencana yang akan dijadikan perda inisiatif.

Bacaan Lainnya

Pada pertemuan tersebut, Sekrrtaris Komisi D Sonny, S.Sos menjelaskan rencana kedepan akan membuat peraturan daerah tentang pengawasan makanan dan obat, khusus yang beredar di Kota Manado.

“Setelah dijelaskan, maka kepala biro hukum memberi masukan dan penjelasan untuk UU dan PP sampai dengan peraturan kepala BPOM. Sudah cukup banyak, sehingga dapat dijamin dan melindungi semua Rakyat Indonesia,”ucap Sole sapaan akrab Sonny Lela.

Baca juga:  Kerap Berselisih, Pemuda Lorong Virgo dan Lorong Gaas Madidir Sepakat Berdamai

Dikatakan Sole, akan tetapi Komisi D sadari dengan adanya perekembangan dan kemajuan teknologi, sehingga sampai saat ini masih banyak produsen dan distributor yang nakal.

“Untuk mencegah dan meminimalisir persoalan muncul saat ini, BPOM sementara merevisi undang-unsang pangan dan makanan serta obat dalam pembahasan di Baleg DPR sudah masuk prolegnas rencana akan diberlakukan pada tahun depan,” tandas Politisi Golkar ini.

Ditambahkannya, perlu diketahui saat BPOM telah ketambahan hak yaitu penindakan dan intelengen dengan bekerja sama dengan Kepolisian dan Kejaksaan, sehingga hak mereka (BPOM, red) apabila ada pelanggaran sudah bisa langsung menangani persoalan hukum.

Baca juga:  Diketuai Royker Anter, Komisi I DPRD Manado Kunker di DPRD Tangerang

“Disisi lain BPOM akan melebarkan sayap dengan penambahan UPT di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, dengan maksud agar fungsi pengawasan makan dan obat lebih maximal,”tambah Sole.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Manado memberi apresiasi kepada BPOM, ketika mendengar penjelasan begitu gamblang yang dijelaskan oleh kepala biro, ini artinya pemerintah saat ini peduli akan keselamatan rakyat.

“Maka dengan hasil penjelasan panjang lebar maka rencana Perda inisiatif DPRD Kota Manado akan menunda sampai menunggu keluarnya UU dan PP baru, sambil mempelajari sehingga tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,” pungkas Sualang.

Turut hadir dalam Kunker Komisi D DPRD Manado, yakni Dijana Pakasi, Sonny Lela, Jonas Makawata, Abdul Wahid Ibrahim dan Athur Rahasia serta ikut dirangkaikan dengan penukaran cendera mata dan foto bersama.(ewa)

Pos terkait