Peserta IT Center Top Model jadi Sasaran BNN Kota Manado

  • Whatsapp
Peserta IT Centre Top Model menjadi sasaran selanjutnya BNN Kota Manado, dalam melaksanakan giat Sosialisasi Informasi P4GN

IndoBRITA, Manado— Peserta IT Centre Top Model menjadi sasaran selanjutnya BNN Kota Manado, dalam melaksanakan giat  Sosialisasi Informasi P4GN (Dampak dan Bahaya Narkoba) Jumat (13/04/2018) di IT Centre Manado.

Kepala BNN Kota Manado, AKBP Eliasar Sopacoly menyampaikan Narkoba adalah mesin pembunuh masal bisa membunuh anda, saudara, teman, siapa saja. Berdasarkan penelitian puslitkes UI dengan BNN bahwa Tahun 2017 jumlah prevalensi penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan menjadi 3,3 juta orang penyalahguna di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Untuk di Kota Manado terbanyak angka penyalahgunaan zat/bahan adiktif dan obat-obat keras daftar G serta Obat Ilegal. Narkoba sudah menyasar dan menyebar kepada seluruh strata masyarakat semua profesi sampai kepada anak anak kecil. Dan ini menjadi perhatian kita semua untuk lebih peduli dan mewaspadai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan anda masing-masing, untuk itu perlu peran serta kita semua termasuk para model model yang berkompetisi di IT Center Top Model 2018 sebagai Pelopor Anti Narkoba,” kata Sopacoly.

Baca juga:  Jangan Ada Niat Mengenal Narkoba!

Untuk menghindari narkoba kata Sopacoly, yaitu cari teman yang baik, jangan bergaul di tempat yang rentan penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba sekarang ini sudah dikemas berbagai bentuk dlm makanan, minuman, permen dll. Termasuk liquid vape ada yang sudah dicampur dengan narkotika, untuk itu perlunya kehati-hatian kita jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Manado,Diane S.M Kawatu menyampaikan, secara umum narkoba dibagi menjadi tiga golongan, yaitu stimulan, depresan, dan halusinogen.

“Pertama narkoba jenis stimulan memiliki efek merangsang tubuh menjadi lebih bersemangat dan tidak mudah lelah. Beberapa jenis narkoba yang tergolong dalam jenis stimulan adalah kokain, sabu-sabu, dan ekstasi,” kata Kawatu.

Baca juga:  Cegah Narkoba BNN Kota Manado Tingkatkan Sinergitas Antar Istansi

Kemudian kedua, lanjut Kawatu, narkoba jenis depresan merangsang tubuh menjadi lebih tenang dan mengantuk. Beberapa jenis narkoba yang termasuk dalam kelompok ini adalah morfin dan opium.

“Narkoba jenis halusinogen memiliki efek mengacaukan persepsi di otak, sehingga membuat pemakainya berhalusinasi. Beberapa jenis narkoba yang tergolong dalam jenis ini adalah ganja dan LSD,” jelasnya.

Di akhir sosialisasi, untuk menguatkan komitmen para peserta untuk tidak menyalahgunakan narkoba yaitu dengan membaca dan menandatangani Deklarasi Anti Narkoba. Semoga generasi muda kita dapat berprestasi dan sukses Tanpa Narkoba.(hng)

Pos terkait