BNN Kota Manado dan Garda NKRI Gelar Seminar Bahaya Narkoba

  • Whatsapp
IndoBRITA, Manado–BNN Kota Manado bersama Garda NKRI melaksanakan sosialisasi sekaligus seminar bahaya narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba, di lingkungan pemuda. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Elfah Paal Dua, Kamis (19/04/2018). Pada seminar bahaya narkoba hair Direktorat Narkoba Polda Sulut dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.
Tema kegiatan menjadikan generasi muda Indonesia yang terpelajar, berprestasi dan berkarakter tanpa narkoba. Peserta yang hadir yaitu pelajar, mahasiswa, OKP, ORMAS dan LSM
Sumarlin Bahtiar, Korwil Garda NKRI Sulut, menyampaikan seminar bahaya narkoba di kalangan generasi muda guna mencegah penyalahgunaan narkoba bukan hanya dikalangan dewasa lagi tetapi sudah dikalangan generasi muda sampai usia dini.
“Buktinya banyak korban penyalahgunaan narkoba sebagian besar adalah generasi muda. Mari kita wujudkan generasi muda indonesia yang terpelajar, berprestasi dan berkarakter tanpa narkoba,” katanya.
Fino Monkaw Sekjen DPP Garda NKRI menyampaikan Presiden Jokowi sudah mengultimatum bahwa Indonesia darurat narkoba.
“Garda NKRI akan memberikan instruksi nasional untuk melaksanakan Aksi Nasional untuk memutus mata rantai jaringan narkoba,” ucapnya.
AKBP Eliasar Sopacoly menyampaikan bahwa bangsa indonesia menghadapi tiga masalah besar yaitu teroris, korupsi dan narkoba. Berdasarkan penelitian Puslitkes UI dan BNN bahwa di Sulut kurang lebih 30 ribu penyalahguna narkoba yang sebelumnya pada tahun 2015 sebanyak kurang lebih 43 ribu penyalahguna narkoba.
“Narkoba yang banyak beredar di sulut yaitu miras dan zat adiktif. Di Kota Manado terungkap kasus anak usia 7 tahun sudah menyalahgunakan obat keras daftar G yaitu Somadril. Setiap hari kurang lebih 30 orang meninggal dunia karena narkoba. Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba antara lain bisnis narkoba sangat menggiurkan sangat besar, narkoba sebagai life style dan sarana pergaulan, masih adanya sikap permisif dari sebagian masyarakat yang membuat pasar narkoba, pemberantasan tapi narkoba perli dana yang besar, permasalahan hidup yang semakin sulit menjadikan narkoba sebagai salah satu pelarian. Untuk itu perlu peran serta masyarakat termasuk garda NKRI untuk bersama sama menanggulangi masalah narkoba. Karena tanggungjawab untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah tanggung jawab bersama guna meminimalisir jumlah korban penyalahgunaan narkoba,” jelas.(hng)
Baca juga:  Pembangunan Tower Indosat tanpa Izin Tetangga, Bertje Tulung Layangkan Somasi

Pos terkait