Sosok Abram Eha Dirindukan Masyarakat Desa Palaes

ABRAM Eha saat mendaftar sebagai Balon legislatif untuk kembali mengejar target dua periode dan siap bertarung pada Pilcaleg 2019.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Sosok Abram Eha di Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat (Likbar) menjadi sebuah cerita yang tidak pernah habis. Pasalnya, beliau yang biasa disapa Aba ini, kerap memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Palaes terutama apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk kenyamanan bersama.

Bagaimana tidak janji berbuat untuk masyarakat sejak terpilih duduk sebagai anggota Dewan kabupaten (Dekab) Minahasa Utara (Minut) periode 2014-2019, Aba satu persatu merealisasikan janji tersebut salah satunya di Desa Palaes.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Dicintai Semua Kalangan, AK Diharapkan Kembali ke Deprov Sulut

Dikatakan Hukum tua (Kumtua) Desa Palaes Agus Djonst Sigar, apa yang menjadi janji dari Abram Eha bukan sekedar janji khususnya untuk Desa Palaes. Beliau dengan rendah hati membangun desa kami tercinta ini.

“Beliau memberikan sumbangsih besar bagi desa dengan membangun infrastruktur seperti jalan perkebunan yang dipasang paving, serta membenahi sejumlah drainase. Dengan pembangunan tersebut, masyarakat sangat terbantu dan mengucap terimakasih kepada beliau untuk mau memperhatikan infrastruktur di Desa Palaes,” tutur Sigar, Kamis 19 April 2018.

Makanya tidak heran desakan untuk maju kembali menjadi anggota Dekab Minut terus berdatangan, terutama masyarakat Desa Palaes yang memberi dukungan penuh kepada Abram Eha agar duduk kembali untuk masa kepemimpinan dua periode.

Baca juga:  Kesbangpol Minut Siapkan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial Minut 2019

Hingga akhirnya menjawab kerinduan tersebut, tertanggal 17 April 2018, Abram Eha resmi mendaftarkan diri ke Sekertariat DPC PDIP Minut sebagai Bakal calon (Balon) legislatif pada Pilcaleg 2019 nanti yang diterima langsung Ketua DPC PDIP Minut Denny Lolong.(rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *