63 SMP di Sangihe Belum Terapkan UNBK

Bupati Sangihe Jabes Gaghana saat membuka pelaksanaan Ujian Nasional di SMPN 2 Tahuna.(foto: ist)

indoBRITA,Sangihe – Keterbatasan sarana dan prasana penunjang dalam ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), mengharuskan sebagian besar siswa SMP/MTs kelas IX di Kabupaten Sangihe mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNBKP), dari 1996 siswa hanya 151 siswa yang mengikuti UNBK yang dimulai Senin (23/4/18).

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Aneke Daredas saat mendampingi Bupati Jabes Ezar Gaghana saat membuka pelaksanaan Ujian Nasional di SMPN 2 Tahuna, Senin (23/4/18).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Upacara Taptu dan Pawai Obor Digelar di Lapangan Santiago

Menurut dia, ini merupakan kali pertama SMP di Sangihe mengikuti UNBK.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana siswa-siswi SMP mengikuti UNBKP kali ini mereka mengikuti UNBK walaupun hanya 2 sekolah yang baru merealisasikannya tapi tetap mensyukurinya,” ungkapnya.

Ditambahkan juga, karena keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam UNBK, sehingga mengharuskan sekolah yang lain hanya ikut UNKP.

“Saya berharap di tahun berikutnya semua SMP di Kabupaten Sangihe bakal ikut UNBK. Dan semoga ketersediaan infrastruktur dapat memadai,” tambah Daredas.

Peserta yang mengikuti UNBK SMP N 1 Tahuna 110 orang, MTS Negeri Tahuna 41 orang dan peserta yang mengikuti UNBKP 63 Sekolah dengan Jumlah siswa 1845.(nty)

Baca juga:  HUT Kabupaten ke-14, Olly:Minut Jadi Salah Satu Penopang Pariwasata di Sulut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *