Menu

Soal Musibah Proyek Tol Manado-Bitung, Komisi V DPR Nilai PT WiKa Tak Ikut SOP

  Dibaca : 431 kali
Soal Musibah Proyek Tol Manado-Bitung, Komisi V DPR Nilai PT WiKa Tak Ikut SOP
KETUA Komisi V Fary Djemy Francis didampingi Sekda Minut Jimmy Kuhu dan Kumtua Desa Tumaluntung Ifonda Tamengkel Nusah saat meninjau lokasi ambruknya proyek jembatan tol Manado-Minut-Bitung.(foto: boyz)

Fary Francis dan Kawan-kawan akan Panggil Menteri PU dan Bentuk Pansus

indobrita, Minut-Sebanyak 13 orang Komisi V DPR RI, menyambangi lokasi runtuhnya proyek jembatan tol di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan yang didamping Sekda Minut Ir Jimmy Kuhu, Camat Kauditan Drs Alpret Pusungulaa, dan Hukum tua (Kumtua) Tumaluntung Ifonda Tamengkel Nusah Senin 30 April 2018.

Dipimpin Ketua Komisi V Ir Fary Djemy Francis M MA usai meminta keterangan terhadap PT Wijaya Karya (WiKa) menarik kesimpulan jika musibah proyek ini diakibatkan tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Baca juga:  Rica, Tomat, dan Bawang Jadi Salah Satu Penyebab Tingginya Inflasi di Minut

“Selain itu, pihak pengembang tidak mampu menjelaskan terkait pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kunjungan kami ini resmi karena kami didampingi Kementerian PU,” tutur Francis.

Francis sangat menyayangkan SOP yang berkaitan dengan pekerjaan kurang diperketat. Sederhana saja PT WiKa tidak melaksanakan SOP yang berkaitan dengan K3.

“Kita akan memanggil Pak Menteri PU dan berencana akan membentuk Pansus, jika PT WiKa terbukti teledor maka bisa saja pemecatan terhadap direkturnya atau perusahaan di blacklist,” terang Francis yang geram karena direktur PT WiKa dianggap melecehkan Komisi V DPR RI karena tidak berada di tempat.

Baca juga:  Cegah “Penumpang Gelap”, Sekda Kuhu Buka Kegiatan Workshop Penerapan Aplikasi Simda Perencanaan

Sementara itu dari PT WiKa melalui Kasie Keuangan yang juga membawahi Humas Serdy Palembangan belum bisa memberi keterangan lebih terkait apa yang disampaikan Komisi V DPR RI.

“Kami dari pihak perusahaan akan menunggu informasi selanjutnya dan tidak mau mendahului investigasi dari pusat. Jadi, kami belum bisa memberikan pernyataan sebelum ada hasil,” tutup Palembangan.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional