Pemkot Bitung Gelontorkan Anggaran Rp75,440 Miliar Untuk Perbaikan dan Peningkatan Jalan

  • Whatsapp
Ruas jalan di pulau Lembeh yang baru saja diperbaiki dan diperiksa oleh Komisi C DPRD Bitung beberapa waktu lalu.(foto: yefta)

indoBRITA, Bitung-Di tahun anggaran 2018 ini, Pemkot Bitung mengeluarkan anggaran sebesar Rp75,440 Miliar guna melakukan perbaikan dan peningkatan jalan.

Kadis PUPR Bitung Rudy Theno yang dikofirmasi, Jumat (11/5/18) menjelaskan, anggaran sebanyak itu masing-masing berasal dari DAK yang dibagi dalam 5 paket hotmix peningkatan struktur jalan dengan total Pagu sebesar Rp45,790 Miliar, Rp13 Miliar dari dana DAU untuk Hotmix yang dibagi dalam 5 paket dan Aspal Lapen sebesar Rp16,650 Miliar.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  3 Perusahaan Diduga Penyebab Ratusan Ekor Ikan Milik Warga Mati Keracunan

“Sebagian besar sudah dicover dalam perbaikan namun tetap saja masih ada yang harus dilakukan perbaikan,” ujar Theno.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Julius Sumanti mengatakan, jalan di kota Bitung terbagi atas tiga kategori masing-masing Jalan Kota dengan panjang 535,17 Kilometer, Dua ruas Jalan Provinsi masing-masing Danowudu-Karondoran yang panjangnya 10,5 Kilometer dan ruas jalan SH Sarundajang mulai dari depan rudis Sekkot sampai ke SPBU Manembo-nembo dengan panjang 8,1 Kilometer.

Sementara itu, kategori jalan berikutnya di Kota Bitung adalah 3 ruas jalan Nasional masing-masing Aertembaga-Batas Kota-Sagerat dengan panjang 13,91 Kilometer, yang kedua adalah Girian-Kema-Makalisung dengan panjang 26,27 Kilometer namun yang masuk wilayah Bitung hanya 6 Kilometer yakni dari Girian Hingga Tanjung Merah.

Baca juga:  Kecolongan, Tim Gabungan Pemkot Bitung Sidak Lokasi Galian C Yang Tidak Lagi Beroperasi

Ruas jalan Nasional ketiga, menurut Sumanti adalah ruas jalan Girian Likupang dengan panjang 48,98 Kilometer namun yang masuk wilayah Bitung hanya dari Girian sampai ke Kelurahan Pinasungkulan sepanjang 18,1 Kilometer.

“Khusus untuk jalan Kota sendiri dengan anggaran yang sudah dikeluarkan, saat ini tidak lagi ada kerusakan jalan yang cukup signifikan dan jika tidak tercover di APBD induk maka dimasukan ke anggaran perubahan atau anggaran tahun berikutnya,” tutup Sumanti.(yet)

Pos terkait