Menu

Aksi Teroris, Pangemanan: Kejadian Itu Tidak Sama Sekali Mengatasnamakan Agama

  Dibaca : 256 kali
Aksi Teroris, Pangemanan: Kejadian Itu Tidak Sama Sekali Mengatasnamakan Agama
KETUA DPW PSI Sulut Melky Yakhin Pangemanan

IndoBRITA, Minut—Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulut Melky Yakhin Pangemanan SIP MAP MSi mengecam aksi terorisme yang terjadi di Surabaya termasuk kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob yang menimbulkan korban jiwa baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat sipil.

Menurut Pangemanan, sebagai anak bangsa mereka turut berdukacita dengan kejadian di Surabaya. Kejadian ini tentunya harus menjadi intropeksi bagi aparat keamanan dan pemerintah Sulut untuk lebih waspada, karena kejadian seperti di Surabaya tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi di Bumi Nyiur Melambai jika kita lengah.

“Kejadian itu duka kita dan duka bangsa. Tapi saya percaya, lewat komunikasi yang baik serta sinergitas antara masyarakat, aparat dan pemerintah bisa membendung hal-hal yang tidak diinginkan sehingga Sulut bisa tetap aman hari ini esok dan sampai seterusnya,” tutur Pangemanan, Selasa 15 Mei 2018.

Baca juga:  Kali Kedua di Ujung Tanduk, Densom Optimis PKPI Lolos Pemilu 2019

Pangemanan juga menyorot soal Undang-Undang (UU) terorisme pada prinsipnya sudah tidak relevan dan bagian dari dinamika yang terjadi di lembaga parlemen, karena kita ketahui bersama bahwa dari proses ini agak terlambat. Namun kita patut senang, jika UU terorisme belum juga disahkan maka Presiden akan segera mengeluarkan Perpu.

“Jika Perpu dikeluarkan, tentunya akan lebih kuat sesuai dengan substansi apa dulu yang ada di Perpu tersebutkarena kita belum melihat bersama apa substansi dari Perpu. Tapi lewat pengalaman-pengalaman yang ada ini tentunya akan ada perbaikan yang akan lebih substantif untuk membahas dan mencegah bukan hanya terorisme saja tapi dalam hal mencegah,” tandas Pangemanan.

Baca juga:  Kumtua Desa Batu Babak Belur “Dihajar” Warganya Sendiri

Dari sikap PSI sendiri, Pangemanan menyatakan mulai dari DPP bahkan PSI Sulut dan kabupaten/kota lainnya khususnya Minut mengecam serta mengutuk secara keras aksi terorisme yang telah memakan korban orang-orang yang tidak berdosa.

“Kejadian ini tidak sama sekali mengatasnamakan agama. Ini murni kekerasan kemanusiaan yang memang ingin merusak kebhinekaan yang ada di Indonesia. Saya kira ini harus dilawan dan jangan dibiarkan, masyarakat harus tetap berani dan dan tidak takut dengan aksi terorisme karena banyak sekali orang-orang baik yang menginginkan ada kedamaian dan kesatuan di negeri kita tercinta ini,” tutup Pangemanan.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional