Dilantik, Panji Yosua Wilayah Dimalak Diminta Jadi Teladan yang Baik

  • Whatsapp
SELURUH Panji Yosua wilayah Dimalak saat bersiap-siap untuk dilantik.(foto: boyz)

IndoBRITA, Minut—Dalam rangka hari Hari Persatuan (Hapsa) Pria Kaum Bapa (PKB), akhirnya, Minggu (20 /5/2018), gabungan Panji Yosua wilayah Dimembe Matungkas dan Laikit (Dimalak) resmi dilantik di Gereja GMIM Paulus Matungkas. Sebelum puncak pelantikan, terlebih dahulu diawali dengan kebaktian yang dipimpin pendeta Petrus Pitoy.

Dalam firman Tuhan yang diangkat dari Kisah Para Rasul 2:1-13, Pitoy mengajak jemaat Gereja GMIM Paulus Matungkas untuk terus mengagungkan Tuhan bukan malah sebaliknya. “Hari-hari ini, banyak kita melihat orang mengagungkan kekuatannya, termasuk umat kristiani. Dimana dalam jiwanya timbul niat jika anda jadi penguasa maka saya juga boleh. Nah dari sinilah mulai timbul pergesekan, sehingga secara tidak langsung menghilangkan roh kewibaan kita,” tutur Pitoy.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Hampir Punah, Disbudpar Minut Gaungkan Kembali Tarian Lili Royor
WAKIL Bupati Minut Joppi Lengkong saat memberikan pataka ke Komandan wilayah Panji Yosua Thedore Lumingkewas.(foto: boyz)

Sementara itu Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong yang ditunjuk memberikan pataka kepada Komandan wilayah Panji Yosua Drs Thedore Lumingkewas berharap dengan dilantiknya Panji Yosua Aras Jemaat di wilayah Dimalak dapat membuat PKB teladan yang baik di tengah keluarga dan jemaat.

“PKB harus betul-betul menjadi imam, terutama dalam mengajarkan anak-anak kita untuk terus rajin beribadah memuliakan Tuhan. Pasalnya, saya melihat banyak anak-anak kita yang mulai jauh dari Tuhan karena ini saya lihat langsung saat mengikuti ibadah di Australia, yang hadir hanya orang-orang tua. Untuk menjauhi hal ini, saya berharap sejak dini mari kita ajak anak-anak kita rajin beribadah,” terang Lengkong.

KETUA Komisi PKB GMIM Paulus Matungkas Frengky Karamoy saat menyampaikan sepatah dua kata dihadapan sejumlah PKB.(foto: boyz)

Ditambahkan Lengkong, keberadaan Panji Yosua bukan hanya seremonial saja. Akan tetapi harus ada tindakan nyata, dimana bisa bersukutu, bersaksi, dan melayani. “Kita melihat belum lama ini gereja diteror oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga saya berharap Panji Yosua dalam setiap kegiatan ibadah bisa menjaga keamanan sekitar gereja setidaknya dua orang. Ini agar supaya kejadian di Surabaya tidak terjadi di Minut,” tutup Lengkong.

Baca juga:  Pemkot Tomohon Topang Program Pembangunan Tempat Ibadah

Dalam pelantikan tersebut, turut diberikan hadiah kepada sejumlah pemenang lomba yang sebelumnya sudah dilakukan, termasuk diisi juga dengan lomba yel-yel Panji Yosua, bintang vocalia, dan lomba catur. Hadir dalam kegiatan, Badan Pekerja Majelis Jemaat Paulus Matungkas Pdt Tommy Enos Kalengkongan STH, Ketua Komisi PKB GMIM Paulus Matungkas Wilayah Dimalak Frengky Karamoy ST, Ketua WKI Jemaat GMIM Kyrios Kawiley Pnt Jeivy Wijaya, Asisten 1 Pemkab Minut Drs Rivino Dondokambey dan seluruh jemaat.(rus)

Pos terkait