Viral di Medsos, Bule Jadi Petugas Kebersihan di Manado

  • Whatsapp
Tiga wisatawan mancanegara memungut sampah di kawasan Buelavard Manado (foto: istimewa)

indoBRITA, Manado– Aksi tiga wisatawan mancanegara (Wisman) memungut sampah di salah satu titik Boulevard menjadi viral di media sosial (Medsos), khususnya facebook. Nitizen pada umumnya kaget mengetahui ada wisman atau bule mendadak jadi ‘petugas kebersihan’ di Manado.

Cuitan salah satu nitizen di facebook (foto: ist)

“Aksi ketiga bule itu menjadi tamparan bagi kita warga Manado, teristimewa Pemerintah Kota Manado yang menggaungkan  Manado sebagai kota pariwisata dunia. Saatnya kebersihan kota menjadi perhatian kita semua,” kata  pengacara muda yang lagi naik daun, Vebry ‘Deandra’ Hariyadi kepada wartawan di Manado, Senin (21/5/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Ketua Komudo Sulut Melayat ke Rumah Duka Budi Bijaksono

Akun atas nama Ferdy Sompotan New secara berkelakar menyebut pemerintah cerdas ikut memberdayakan turis asing. “Berwisataria sekaligus bersih-bersih sampah, mumpung gratis,” tulis Ferdy Sompotan New menanggapi cuitan Vebry Deandra. “Memalukan ..ketahuan attitude kita,” demikian goresan dari pemilik akun Flora Tumirang Susilo.

Nitizen lain menyebut kesadaran masyarakat untuk bersih-bersih lingkungan masih kurang.  “Kita rasa bukang Pemkot, tapi kesadaran kita warga Manado. Turis asing saja suka angka sampah, kalu torang pasti gengsi,” begitu yang ditulis Hendra Tito.

Menurut Hendra, Pemkot sudah menyiapkan armada dan tempat sampah di setiap titik dan lingkungan. “Torang yang belum sadar, masih ba buang sampah sembarangan,”  tulisnya lagi.

Sementara akun Mauren Julia Mjn berpesan agar satu sama lain tidak saling menyalahkan. “Dari dulu sudah diajarkan jaga kebersihan, selalu disediakan tempat pembuangan sampah. Saatnya bertindak, jadikan Manado kota bebas sampah,” cuitnya.

Baca juga:  Satukan Persepsi Penyusunan RAB, Walikota dan Kadis PUPR Bekali PPK

Dari postingan yang viral di facebook, tiga bule terlihat enjoy memungut dan membersihkan sampah pada salah satu titik di Boulevard Manado. Ketiganya mengangkut tumpukan sampah di titik tersebut hingga terlihat bersih.

“Kami tak tahu ketiga bule itu dari mana? Tapi saya kira itu tak penting.  Yang perlu dicatat dan dicontohi adalah sikap ketiganya yang mencintai kebersihan. Manado akan terlihat bersih dan indah kalau semua warga ikut menjaga kebersihan. Mari pupuk dan lestarikan budaya bersih-bersih,” imbuh Ketua Gerakan Cinta Damai (GCM), Joutje Rumondor. (hng/adm)

Pos terkait